Mahasiswa Thailand hingga Bangladesh Tempuh Studi Penuh di UIN Mataram
- 02 Agt 2026 21:12 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram untuk menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional mulai menunjukkan hasil nyata. Tahun akademik 2026 menjadi tonggak baru bagi kampus tersebut setelah menerima puluhan mahasiswa asing yang akan menjalani pendidikan penuh di berbagai program studi.
Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) UIN Mataram, Dr. H. Deni Priansyah, mengatakan peningkatan jumlah mahasiswa internasional merupakan bagian dari strategi besar kampus dalam memperluas jejaring global sekaligus memperkuat atmosfer akademik yang multikultural.
"Tahun ini sesuai dengan tagline kami menuju international university. Ada sekitar 200 mahasiswa luar negeri yang mendaftar. Namun yang dapat kami terima sebanyak 50 orang dan sebagian mereka sudah mulai mengikuti perkuliahan di UIN Mataram," jelasnya, Sabtu 1 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, mahasiswa tersebut berasal dari sejumlah negara, di antaranya Thailand dan Bangladesh. Berbeda dengan program pertukaran mahasiswa yang bersifat sementara, para mahasiswa internasional ini akan menempuh pendidikan secara reguler hingga menyelesaikan studi di UIN Mataram.
Sebagai bentuk dukungan terhadap proses adaptasi, seluruh mahasiswa asing memperoleh beasiswa pendidikan sekaligus difasilitasi tinggal di Ma'had UIN Mataram. Kampus juga menyiapkan program penguatan Bahasa Indonesia sebelum mereka mengikuti seluruh aktivitas akademik secara penuh.
"Mereka kami tempatkan di Ma'had UIN Mataram dan mendapatkan beasiswa. Selain itu, mereka juga mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia agar lebih mudah mengikuti proses perkuliahan, di samping tetap menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab," katanya, menjelaskan.
Menurut Dr. Deni, internasionalisasi kampus tidak hanya diwujudkan melalui penerimaan mahasiswa asing. UIN Mataram selama ini juga aktif mengirim mahasiswa mengikuti program pertukaran ke sejumlah negara seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand hingga Jepang melalui berbagai kerja sama dengan perguruan tinggi mitra.
Program tersebut dinilai mampu memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat kolaborasi akademik lintas negara. Pengalaman belajar di lingkungan internasional diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi persaingan global.
"Internasionalisasi berjalan dua arah. Kita menerima mahasiswa dari luar negeri, tetapi mahasiswa UIN Mataram juga memperoleh kesempatan belajar di berbagai negara melalui program kerja sama yang sudah berjalan," terangnya.
Selain meningkatkan mobilitas mahasiswa, UIN Mataram saat ini juga tengah mempercepat proses akreditasi internasasional sejumlah program studi bekerja sama dengan lembaga akreditasi ACQUIN dari Jerman. Langkah tersebut diyakini akan semakin memperkuat posisi UIN Mataram sebagai perguruan tinggi yang mampu bersaing di tingkat global.
Dr. Deni menilai keberadaan mahasiswa dari berbagai negara akan memberikan warna baru bagi kehidupan akademik di kampus. Interaksi lintas budaya dinilai tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga memperluas jejaring internasional yang dimiliki UIN Mataram.
"Harapan kami, internasionalisasi tidak hanya terlihat dari kerja sama yang dibangun, tetapi juga benar-benar dirasakan melalui proses pembelajaran dan kehidupan akademik yang semakin mendunia," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....