Tidak Ada Diskriminasi, Seluruh Siswa SMAN 2 Mataram Ikut Ujian

  • 09 Jun 2026 17:46 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – SMAN 2 Mataram memastikan seluruh siswa mengikuti pelaksanaan Sumatif Akhir Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 tanpa terkecuali. Pelaksanaan ujian tersebut berlangsung pada 2 hingga 9 Juni 2026.

Pihak sekolah menegaskan tidak ada peserta didik yang kehilangan hak mengikuti ujian karena persoalan pembayaran maupun alasan administratif lainnya.

Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd., mengatakan seluruh siswa mendapatkan hak yang sama untuk mengikuti proses evaluasi pembelajaran yang berlangsung selama sepekan terakhir.

"Semua siswa mendapatkan hak untuk mengikuti ujian. Tidak ada diskriminasi, tidak ada kewajiban apa pun. Semua anak-anak mengikuti ujian sesuai dengan jadwalnya," jelasnya, Selasa 9 Juni 2026.

Ia menegaskan sekolah tidak mengaitkan hak siswa untuk mengikuti ujian dengan persoalan pembiayaan pendidikan. Menurutnya, seluruh peserta didik tetap memperoleh layanan pendidikan yang sama sesuai hak mereka sebagai siswa.

"Jadi hak-hak anak-anak dalam mendapatkan dan menerima proses pembelajaran serta evaluasi sudah berjalan tanpa perlu ada embel-embel pembiayaan yang lain," ujarnya.

Abdul Kadir juga memastikan tidak ada siswa yang menerima kartu ujian sementara maupun mengalami penundaan akses untuk mengikuti ujian. Seluruh kartu ujian telah dibagikan sebelum pelaksanaan ujian dimulai.

"Tidak ada, semua kartu tetap dan diberikan jauh hari sebelum pelaksanaan ujian," ucapnya.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh pengakuan siswa. Salah seorang siswi, Gwen, mengatakan seluruh peserta didik tetap memperoleh kartu ujian meskipun terdapat siswa yang tidak memberikan sumbangan kepada sekolah.

"Tidak ada. Walaupun banyak yang belum bayar juga, tetap dapat kartu ujian," ujarnya.

Ia juga menegaskan tidak ada tekanan maupun paksaan kepada siswa untuk melakukan pembayaran sebagai syarat mengikuti ujian.

"Tidak dipaksa buat bayar," katanya.

Pengakuan serupa disampaikan siswi lainnya, Widia, yang menyebut selama pelaksanaan ujian tidak ada siswa yang diperlakukan berbeda terkait persoalan pembayaran.

Dengan kebijakan tersebut, SMAN 2 Mataram menegaskan komitmennya untuk terus menjamin seluruh peserta didik memperoleh hak pendidikan secara setara tanpa diskriminasi dalam bentuk apa pun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....