Ditengah Moratorium, SMAN 2 Mataram Cetak Prestasi dan Penyumbang SNBP Terbanyak

  • 02 Jun 2026 07:19 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Berbagai keterbatasan yang dihadapi sekolah negeri akibat kebijakan moratorium tidak menghalangi SMAN 2 Mataram untuk terus mencetak prestasi. Dalam dua bulan terakhir, sekolah tersebut berhasil mengukir sejumlah capaian akademik dan nonakademik yang mengantarkan nama sekolah tetap berada di jajaran terdepan di Nusa Tenggara Barat.

Keberhasilan itu terlihat dari tingginya jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi negeri, raihan prestasi olahraga, hingga tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah yang kini memasuki usia ke-49 tahun. Capaian tersebut diraih di tengah kondisi pembiayaan sekolah yang semakin terbatas.

Salah satu prestasi paling menonjol datang dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. SMAN 2 Mataram berhasil meloloskan 58 siswa melalui jalur prestasi, jumlah yang disebut menjadi yang terbanyak di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd., mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa kualitas akademik siswa tetap terjaga dan mampu bersaing di tingkat nasional.

“Untuk SNBP tahun ini ada 58 siswa yang dinyatakan lulus. Jumlah itu menjadi yang terbanyak di NTB. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkapnya, Selasa 2 Juni 2026.

Tidak hanya pada jalur prestasi, capaian serupa juga terlihat pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Hingga saat ini, sebanyak 112 siswa SMAN 2 Mataram dinyatakan lolos melalui jalur ujian tulis untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses seleksi pada sejumlah perguruan tinggi kedinasan dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) masih berlangsung. Sekolah juga masih menunggu hasil seleksi jalur mandiri dari berbagai perguruan tinggi.

Menurut Abdul Kadir, data sementara menunjukkan tingkat serapan lulusan ke perguruan tinggi tahun ini diproyeksikan mencapai 80 hingga 90 persen. Angka tersebut menjadi salah satu yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

“Masih ada siswa yang sedang mengikuti seleksi sekolah kedinasan dan PTKIN. Belum lagi jalur mandiri. Karena itu kami memproyeksikan sekitar 80 sampai 90 persen lulusan akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” jelasnya.

Selain prestasi akademik, siswa SMAN 2 Mataram juga mencatat berbagai keberhasilan di bidang olahraga. Dalam beberapa kompetisi tingkat daerah, sekolah berhasil meraih prestasi pada cabang pencak silat, panjat tebing putra dan putri, serta atletik putri.

Prestasi juga diraih pada ajang basket dan futsal yang diikuti sekolah-sekolah dari seluruh Pulau Lombok. Keberhasilan tersebut semakin memperkuat posisi SMAN 2 Mataram sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga pengembangan minat dan bakat siswa.

Abdul Kadir menegaskan pihak sekolah berkomitmen untuk tidak membatasi ruang kreativitas peserta didik meskipun menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, seluruh program pembinaan tetap dijalankan agar siswa memiliki kesempatan berkembang secara maksimal.

“Dengan segala keterbatasan yang ada, kegiatan siswa tidak pernah kami batasi. Kami tetap berupaya memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, kreativitas, minat, dan bakat mereka,” katanya.

Tingginya prestasi yang diraih siswa turut berbanding lurus dengan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, SMAN 2 Mataram mendapatkan alokasi 14 rombongan belajar dengan daya tampung mencapai 560 siswa.

Menurut Abdul Kadir, tingginya minat masyarakat menjadi indikator bahwa kualitas pendidikan yang diberikan sekolah masih mendapat kepercayaan luas. Karena itu, pihaknya berkomitmen menjaga tradisi prestasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan pada masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....