Wamen Dikdasmen Tinjau Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran di SMPN 6 Mataram

  • 14 Apr 2026 19:50 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Pemerintah terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran di sekolah. Hal ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan nasional di era digital.

Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen), Fajar Riza Ul Haq mengunjungi SMPN 6 Mataram untuk memastikan implementasi Interactive Flat Panel (IFP) di ruang kelas berjalan optimal.

“Penggunaan Interactive Panel ini membuat anak-anak lebih familiar dengan teknologi dan membantu mereka dalam mengerjakan soal TKA,” jelasnya, Selasa 14 April 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Wamen berinteraksi langsung dengan siswa di dalam kelas. Ia juga melihat bagaimana teknologi digunakan dalam proses pembelajaran sehari-hari.

Menurutnya, pemanfaatan perangkat digital mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas pemahaman siswa.

“Anak-anak menjadi lebih mengenal teknologi dan terbiasa dengan model pembelajaran yang berbasis analisis,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa penggunaan teknologi juga membantu siswa dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik. Siswa menjadi lebih siap dalam mengerjakan soal berbasis literasi dan numerasi.

Selain itu, pembelajaran menjadi lebih dinamis dan tidak monoton. Interaksi antara guru dan siswa juga meningkat secara signifikan.

“Pembelajaran berbasis teknologi membuat siswa lebih aktif dan lebih percaya diri dalam belajar,” ujarnya.

Di sisi lain, Plt Kepala SMPN 6 Mataram, Cahyo Wirawan, menyampaikan bahwa implementasi teknologi di sekolahnya memberikan dampak positif. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran.

Ia menjelaskan bahwa saat ini sekolah memiliki dua kelas yang dilengkapi dengan IFP. Meskipun masih terbatas, fasilitas tersebut sudah dimanfaatkan secara maksimal.

“Pembelajaran menjadi lebih atraktif, dinamis, dan memberikan semangat baru bagi siswa,” ungkapnya.

Menurutnya, siswa mampu beradaptasi dengan cepat terhadap penggunaan teknologi. Bahkan mereka dapat langsung mempraktikkan materi di depan kelas.

Cahyo juga berharap adanya penambahan fasilitas di masa mendatang. Hal ini penting untuk menjangkau seluruh rombongan belajar.

“Kami berharap ada penambahan perangkat sehingga semua kelas bisa merasakan manfaatnya,” ujar Cahyo.

Program digitalisasi pembelajaran diharapkan terus berkembang di berbagai sekolah. Pemerintah dan sekolah perlu bersinergi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....