Universitas Bumigora Kembangkan Sabun VCO Berbahan Lokal di KLU

  • 19 Agt 2026 15:42 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Tim PkM Universitas Bumigora mendampingi IKM Ninara Soap mengembangkan sabun VCO ramah lingkungan berbahan lokal di Lombok Utara.
  • Program ini meningkatkan keterampilan produksi, efisiensi usaha, dan pemasaran melalui teknologi tepat guna serta digital marketing.

RRI.CO.ID, Lombok Utara — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Bumigora mengembangkan produk sabun berbahan Virgin Coconut Oil (VCO) yang ramah lingkungan di Dusun Teluk Nara, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Program yang berlangsung pada Juni-Agustus 2026 ini menyasar IKM Ninara Soap.

Kegiatan tersebut didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Diktisaintek RI, dengan fokus meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperkuat kapasitas usaha mitra.

Ketua Tim PkM Universitas Bumigora, apt Novitarini, M.Farm., mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku IKM dalam memformulasikan sabun VCO dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal.

“Tujuannya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan IKM Ninara Soap dalam memformulasi sabun VCO dengan penambahan bahan lokal serta meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi melalui penerapan teknologi tepat guna,” kata Novitarini, Rabu 19 Agustus 2026.

Menurut dia, program tersebut mencakup dua aspek utama, yakni produksi dan pemasaran. Pada aspek produksi, tim memberikan pendampingan dalam pembuatan sabun VCO kombinasi bahan lokal serta memperkenalkan teknologi tepat guna untuk mendukung proses produksi.

Teknologi yang diterapkan antara lain mixer otomatis dan hand blender. Pemanfaatan peralatan tersebut diharapkan dapat membuat proses produksi lebih efisien, meningkatkan kapasitas produksi, sekaligus menjaga konsistensi produk.

“Dalam kegiatan ini diangkat dua aspek kegiatan, yaitu aspek produksi sabun VCO kombinasi bahan lokal dan aspek pemasaran produk sabun mitra melalui pemanfaatan digital marketing,” ujar Novitarini.

Pendampingan tidak berhenti pada proses pembuatan produk. Tim PkM juga membantu mitra memperkuat strategi pemasaran melalui pemanfaatan digital marketing. Langkah ini dinilai penting agar produk sabun VCO tidak hanya memiliki kualitas yang baik, tetapi juga mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.

Pengembangan sabun VCO berbahan lokal juga diarahkan untuk menciptakan produk yang memiliki ciri khas serta nilai ekonomi lebih tinggi. Dengan demikian, bahan baku lokal tidak hanya menjadi komoditas, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mendukung penguatan IKM di tingkat desa.

Kepala Desa Malaka, H. Akmaludin Ichwan, S.A.P., M.M., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menilai pelatihan dan bantuan peralatan yang diberikan dapat menjadi modal penting bagi IKM dalam mengembangkan produk unggulan desa.

“Kami sangat berterima kasih atas pelatihan dan hibah alat yang diberikan. Pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan IKM akan menjadi bekal dalam pengembangan produk sabun VCO unggulan sehingga dapat meningkatkan perekonomian desa,” kata Akmaludin.

Program ini dilaksanakan oleh tim PkM Universitas Bumigora yang terdiri atas apt Novitarini, M.Farm. sebagai ketua, serta Ika Yuliana, M.M. dan Salsabila Yunita Kurniawan, S.Tr.Kes., M.Si. sebagai anggota.

Melalui pendampingan tersebut, Universitas Bumigora mendorong IKM Ninara Soap untuk tidak hanya meningkatkan kemampuan produksi, tetapi juga membangun strategi pemasaran yang lebih adaptif. Penguatan kedua aspek itu diharapkan dapat memperluas pasar produk sekaligus meningkatkan daya saing IKM berbasis potensi lokal di Desa Malaka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....