Literasi sebagai Investasi Jangka Panjang Pembangunan Daerah
- 28 Feb 2026 19:50 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Budaya literasi dipandang sebagai investasi jangka panjang pembangunan NTB. Pemerintah daerah menempatkan literasi sebagai prioritas strategis.
Kesadaran membaca dinilai berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia. Tanpa literasi yang kuat, pembangunan akan berjalan lambat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Dr. H. Ashari, S.H., M.H., menyebut literasi sebagai fondasi kemakmuran. Ia menegaskan pentingnya membangun kesadaran sejak dini.
“Literasi adalah jendela dunia. Kalau tidak membaca dan memahami, bagaimana kita bisa maju,” ujarnya, Sabtu 28 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa membaca bukan sekadar aktivitas akademik. Literasi membentuk karakter dan kemampuan analitis.
Dinas Perpustakaan terus melakukan sosialisasi untuk mengubah persepsi masyarakat. Perpustakaan harus dipandang sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat.
Ashari menekankan bahwa pembangunan daerah membutuhkan masyarakat yang berpikir kritis. Literasi menjadi sarana utama membentuk pola pikir tersebut.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan kebijakan dari pemerintah daerah. Kebijakan yang berpihak pada literasi akan mempercepat perubahan.
Program-program literasi dirancang dengan pendekatan partisipatif. Masyarakat diajak terlibat aktif dalam setiap kegiatan.
“Target kami adalah anak-anak dan pelajar punya motivasi membaca yang nyata. Itu akan menentukan masa depan daerah ini,” katanya.
Menurutnya, investasi literasi tidak selalu terlihat hasilnya secara instan. Namun, dampaknya akan terasa dalam jangka panjang.
Perpustakaan diharapkan menjadi ruang inklusif bagi semua kalangan. Akses yang terbuka akan memperkuat budaya baca.
Ashari optimistis NTB mampu membangun ekosistem literasi yang solid. Komitmen dan konsistensi menjadi faktor penentu.
Dengan menjadikan literasi sebagai prioritas, pemerintah daerah berupaya menciptakan generasi unggul. Investasi ini diyakini menjadi kunci menuju NTB yang lebih maju dan berdaya saing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....