Wikithon Aksara Jadi Ruang Lahirnya Gagasan Pemuda NTB untuk Perkuat Literasi

  • 21 Jul 2026 15:14 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Semangat pemuda Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mendorong perubahan sosial melalui literasi kembali mengemuka dalam Dialog Pemuda Wikithon Aksara yang digelar di Aula Inovasi Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM NTB, Gomong, Mataram, Selasa 21 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Director of Strategic Partnership Ecco Foundation, Hendra Adhigoena Prakarsa, yang mewakili Founder sekaligus Koordinator Basaibu Wiki NTB, Walissa Tanaya Pramasari, menegaskan bahwa Ecco Foundation sejak berdiri pada 2021 di Lombok berkomitmen memberdayakan generasi muda melalui pendidikan, lingkungan, serta berbagai gerakan literasi yang mendorong aksi nyata.

Menurut Hendra, perjalanan Ecco Foundation telah membawa pemuda NTB tampil di berbagai forum nasional hingga internasional. Mulai dari menjadi tuan rumah kunjungan delegasi G20 dan B20 di Desa Genggelang, menyelenggarakan ASEAN Youth Campus yang diikuti perwakilan pemuda dari seluruh negara ASEAN, hingga berpartisipasi dalam Global Electromobility Forum di Warsawa, Polandia.

“Sejak awal berdiri, salah satu semangat utama Ecco Foundation adalah menjadi jembatan antara suara pemuda dan pemerintah, memastikan gagasan dan aspirasi generasi muda tidak berhenti sebagai wacana, tetapi mampu diwujudkan menjadi aksi nyata,” ujarnya.

Hendra menjelaskan, kolaborasi antara Ecco Foundation dan Yayasan BASAibu Wiki yang dimulai pada Februari 2025 melahirkan program BASAibu Wiki NTB, sebuah jaringan gerakan literasi dan partisipasi publik yang mengajak anak muda merespons berbagai isu strategis melalui kompetisi menulis opini berbasis web yang dikenal dengan nama Wikithon.

Sejak diluncurkan, program tersebut telah menyelenggarakan lima Wikithon dan berhasil menghimpun lebih dari 1.200 opini dari pemuda NTB. Berbagai isu yang diangkat antara lain perkawinan anak, kekerasan seksual, pariwisata berkelanjutan, hingga literasi.

Tidak hanya berhenti pada kompetisi, sejumlah gagasan yang lahir dari Wikithon telah memasuki tahap implementasi. Salah satu yang paling menonjol adalah hadirnya Perpustakaan Keliling “Sopoq Angen” di Desa Genggelang, Lombok Utara.

Program tersebut merupakan hasil ide pemenang Wikithon Buaq Ate yang mengangkat isu perkawinan anak. Kini, perpustakaan keliling tersebut telah berkembang menjadi ruang ramah anak yang dimanfaatkan sekitar 150 anak dari lima dusun di Desa Genggelang.

“Inilah bukti bahwa opini pemuda, bila diberi ruang, bisa benar-benar menjadi aksi nyata yang dirasakan masyarakat,” tegas Hendra.

Ia menambahkan, tema literasi yang diangkat dalam Wikithon Aksara bukan ditentukan secara sepihak oleh penyelenggara. Isu tersebut merupakan salah satu dari tiga prioritas utama yang dipilih langsung oleh pemuda NTB dalam Konferensi Berugak Pemuda pada Oktober 2025.

Hal itu menunjukkan bahwa literasi masih dipandang sebagai persoalan penting yang perlu terus diperjuangkan oleh generasi muda di daerah.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Wikithon Aksara berhasil menjaring 358 opini dari pemuda dan pemudi NTB. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 peserta terbaik terpilih mengikuti tahap inkubasi yang terdiri atas pelajar SMA/SMK, mahasiswa, hingga komunitas pemuda berusia 17 hingga 30 tahun.

“Para peserta yang hadir dalam diskusi hari ini adalah representasi terbaik dari antusiasme pemuda NTB dalam membangun budaya literasi dan partisipasi publik,” kata Hendra.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai komunitas literasi yang selama ini bergerak secara mandiri di tengah masyarakat, mulai dari taman baca, perpustakaan keliling, hingga berbagai gerakan literasi berbasis komunitas yang tersebar di berbagai wilayah NTB.

Melalui Dialog Pemuda Wikithon Aksara, diharapkan semakin banyak gagasan segar dari generasi muda yang tidak hanya menjadi tulisan, tetapi mampu diterjemahkan menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....