Desa Cinta Statistik Kabupaten Bima 2026 Dicanangkan
- 14 Apr 2026 17:18 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Desa Cinta Statistik Kabupaten Bima tahun 2026 dicanangkan oleh Wakil Bupati Bima, dr H Irfan Zubaedy, di aula Kantor Camat Woha, Selasa 14 April 2026. Pencanangan difasilitasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bima.
Tiga Desa yang dicanangkan menjadi Desa Cinta Statistik, yakni Desa Penapali, Desa Rabakodo dan Desa Tenga. Pencanangan ditandangi dengan penandatanganan piagam oleh tiga kepala desa, Wakil Bupati Bima, Kepala BPS, sejumlah Kepala Dinas terkait, seperti DPMDes, Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Kominfotik, serta Camat Woha.
Wakil Bupati Bima, dr H Irfan Zubaidy mengapresiasi Pencanangan Desa Statistik Kabupaten Bima 2026 oleh BPS Kabupaten Bima. Dikatakannya, kedepan dengan data yang akurat, diharapkan mampu untuk menyelesaikan persoalan yang ada di desa dan daerah. Tugas utama Kepala Desa menyelesaikan masalah yang ada di desanya.
“Kata kunci agar kita bisa menyelesaikan masalah, yaitu kita punya kemampuan untuk membaca masalah, menganalisa masalah, dan merunguskan masalah. Semakin tepat kita membaca masalah, menganalisa masalah, dan merumuskan masalah. Semakin tepat kita mendiagnosa masalah, semakin tepat intervensi program yang akan kita ajukan untuk menyelesaikan masalah itu,” ujarnya.
“Kita butuh data riil tentang apa dan bagaimana kondisi masyarakat kita yang ada di bawah, sebuah program yang namanya Desa Cinta Statistik,” tambahnya.
Kepala BPS Kabupaten Bima, H Lalu Yuriade Mulana, SST, ME, menjelaskan, tantangan besar yang dihadapi adalah bagaimana memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pembangunan desa didasarkan pada data yang berkualitas. Karena semua sepakat, desa berkualitas menghasilkan perencanaan yang berkualitas. Perencanaan yang berkualitas pada akhirnya menghasilkan pembangunan yang berkualitas yang tentunya akan tepat sasaran.
“Inilah yang melatar belakangi hadirnya program Desa Cinta Statistik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesejahteraan statistik, kesadaran statistik di tingkat desa. Mendorong pengelolaan data yang berstandar dan berkualitas, serta mengoptimalkan pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan desa,” jelasnya.
Lanjutnya, selain itu, membantu agen-agen desa atau agen statistik desa sebagai motor penggerak data. Program Desa Cantik juga memiliki peran strategis dalam mendukung agenda nasional. Khususnya dalam menghadapi tantangan pengelolaan data yang selama ini masih terbatas.
“Baik dari sisi kualitas data maupun kapasitas sumber daya manusianya. Nah harapan kita urgensi dari program Desa Cinta Statistik ini melalui pembinaan yang terstruktur, mulai dari pelatihan, pendampingan hingga evaluasi nanti akan menghasilkan kapasitas statistik desa yang meningkat. Dari kapasitas statistik desa yang meningkat, data statistik yang dikelola desa semakin berkualitas,” terangnya.
Setelah pencanangan desa cantik, kata dia, selanjutnya tahap pembinaan desa dan pendampingan desa Cinta Statistik. Akan dilakukan mulai April sampai Juli.
“Kemudian Mei sampai Juli akan memonitoring kegiatan desa catik. Nanti Agustus-September mulai pemilihan secara nasional dan nanti ada Awards Desa Cantik yang secara nasional akan diumumkan 26 September yaitu di hari Statistik Nasional. Kemudian penetapan peringkat desa cantik ini kategorinya, pertama adalah desa yang telah dilakukan pembinaan oleh pembinaan desa catik dan desa harus menunjuk agen-agen statistiknya,” ungkapnya.
Kedua, memiliki data monografi desa, profil desa, publikasi statistik desa, serta website dengan data yang terintegrasi, dinamis, modern dan ter-update.
“Itu adalah output dan outcome yang akan kita kejar. Sehingga peringkat desa cantik akan ditetapkan melalui Keputusan Kepala BPS tahun 2016 tentang desa cinta statistik. Oleh karena itu, desa catik menjadi kunci pembangunan desa yang lebih baik,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....