Pemkot Mataram Perkuat UMKM untuk Tingkatkan Daya Saing

  • 27 Nov 2025 15:15 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Pemerintah Kota Mataram terus memberikan perhatian serius terhadap penguatan sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Mataram, Jemmy Nelwan, S.Sos., menegaskan bahwa pembinaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harus dilakukan secara terstruktur agar pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas produk dan memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar.

“Banyak UMKM kita punya potensi besar, tetapi mereka butuh pendampingan agar kualitas produk dan manajemen usahanya semakin baik,” jelasnya, Kamis (27/11/2025)

Ia menyampaikan bahwa penguatan UMKM tidak bisa berhenti pada pelatihan dasar, melainkan harus dilanjutkan dengan pembinaan intensif yang menyentuh aspek produksi, pengemasan, branding, serta pengelolaan usaha. Langkah ini penting agar UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Pelatihan itu baru awal, sedangkan pembinaan lanjutan sangat penting supaya UMKM memahami standar industri dan bisa menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar,” terangnya.

Selain pembinaan, Pemerintah Kota Mataram juga menyediakan bantuan alat produksi untuk meningkatkan kapasitas usaha. Bantuan ini diberikan berdasarkan kebutuhan yang diajukan oleh pelaku UMKM, sehingga dapat membantu mereka meningkatkan volume dan kualitas produk.

“Alat bantuan kami sesuaikan dengan kebutuhan UMKM, mulai dari mesin olahan pangan sampai peralatan pendukung industri kreatif. Tujuannya supaya benar-benar tepat guna,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya identitas produk dan kemasan yang menarik sebagai bagian dari strategi pemasaran. Menurutnya, kemasan bukan hanya pelengkap, tetapi elemen yang mampu menciptakan nilai tambah bagi produk UMKM.

“Kemasan yang baik bisa membuat produk lebih kompetitif, karena konsumen sering menilai kualitas dari tampilan awal,” jelasnya.

Pemkot Mataram juga memperluas kerja sama dengan lembaga pendamping, komunitas wirausaha, dan inkubator bisnis untuk memperkuat jejaring UMKM. Kolaborasi ini dinilai memberikan ruang belajar yang lebih luas bagi pelaku usaha.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan lembaga pendamping sangat penting agar UMKM bisa belajar lebih cepat dan lebih dalam,” katanya.

Menurutnya, banyak UMKM yang berhasil naik kelas karena pendampingan yang berkelanjutan, baik dalam hal pengembangan produk maupun pemahaman strategi pasar yang lebih modern.

“Pendampingan membantu UMKM melihat peluang baru dan memperbaiki kualitas usahanya secara terarah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu terbuka menerima masukan dari pelaku usaha untuk penyempurnaan kebijakan pembinaan UMKM. Dengan mendengarkan kendala di lapangan, pemerintah dapat menyesuaikan program agar lebih tepat sasaran.

“Kami ingin kebijakan UMKM lahir dari kebutuhan di lapangan, jadi masukan dari pelaku usaha sangat penting,” ungkapnya.

Dengan berbagai program pembinaan, bantuan alat, dan kolaborasi lintas lembaga, Jemmy optimistis UMKM Kota Mataram dapat berkembang lebih cepat dan menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

“Kami ingin UMKM semakin kuat dan benar-benar mampu bersaing di pasar modern,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....