Keponakan Prabowo Borong Produk UMKM NTB di Bale Kita
- 12 Agt 2026 13:17 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Keponakan Presiden Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati memborong produk UMKM NTB di Bale Kita dan memuji kualitas produk lokal.
- Ia mendorong pelaku UMKM terus meningkatkan kualitas, pemasaran, dan kapasitas agar mampu menembus pasar global.
RRI.CO.ID, Mataram – Keponakan Presiden Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, memborong sejumlah produk UMKM Nusa Tenggara Barat (NTB) saat mengunjungi Bale Kita, Rabu, 12 Agustus 2026. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Gerindra itu membeli beragam produk lokal, mulai dari kain tenun, pakaian, hingga makanan ringan.
Rahayu datang didampingi Ketua Dekranasda NTB Sinta M. Iqbal dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB Lalu Wiranata. Ia mengaku takjub melihat kualitas dan keberagaman produk UMKM yang dipamerkan di Bale Kita.

“UMKM-UMKM NTB sangat bagus. Ini sangat luar biasa dan memotivasi kita,” kata Rahayu di Mataram.
Menurut dia, perkembangan UMKM di NTB menunjukkan potensi besar produk lokal untuk menembus pasar yang lebih luas. Produk-produk berbasis budaya, ekonomi kreatif, dan kearifan lokal dinilai memiliki peluang untuk dikenal hingga mancanegara.
Ia berharap Bale Kita dan berbagai program pengembangan UMKM dapat menjadi ruang inkubasi bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas, baik melalui pelatihan maupun pendampingan.
“Siapa tahu nanti banyak produk yang bisa diekspor dan dikenal masyarakat mancanegara sebagai produk dari keberagaman budaya dan ekonomi kreatif Indonesia, salah satunya dari NTB,” ujarnya.
Rahayu juga mengingatkan pelaku UMKM agar tidak berhenti berinovasi. Kemajuan teknologi, kata dia, harus dimanfaatkan untuk memperkuat pemasaran, promosi, hingga peningkatan kualitas produk.
“Sebagai pelaku usaha, saya berharap terus meningkatkan kapasitas, belajar banyak hal. Dengan kemajuan teknologi, kita harus terus mengembangkan kapasitas, baik dalam marketing, promosi maupun kualitas,” katanya.
Ia menilai peningkatan kualitas menjadi kunci agar produk UMKM NTB mampu bersaing di pasar nasional hingga global.
“Terus semangat, terus mengembangkan kapasitas agar go international,” ujar Rahayu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....