Bank NTB Syariah Perkenalkan M-Banking Rimo lewat Event Rimo Run

  • 04 Jul 2026 20:43 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Bank NTB Syariah terus mendorong transformasi layanan digital melalui kegiatan Rimo Run yang digelar pada Sabtu 4 Juli 2026. Selain menjadi ajang olahraga dan kebersamaan, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan aplikasi mobile banking Rinjani Mobail (RIMO) kepada masyarakat agar semakin banyak nasabah bertransaksi secara digital.

Hadir melepas peserta, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, bersama sejumlah jajaran penguru Bank NTB Syariah. Lebih dari 3000 peserta ikut ambil bagian pada kegiatan tersebut. Sebelumnya para peserta mendaftar secara gratis.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, mengatakan kehadiran Rimo Run merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan penggunaan layanan digital sekaligus memperkuat kontribusi pendapatan berbasis biaya transaksi (fee based income).

Menurutnya, layanan mobile banking Bank NTB Syariah sebenarnya telah hadir sejak 2021. Namun, operasionalnya sempat terhenti selama sekitar satu tahun akibat penanganan insiden siber. Setelah kembali diluncurkan, pihaknya fokus membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital bank.

"Bank tanpa mobile banking saat ini ibarat bank era tahun 1970-an. Karena itu, kami terus mendorong penggunaan Remo agar masyarakat semakin terbiasa bertransaksi secara digital," ujar Nazaruddin.

Ia menjelaskan, Rimo Run dipilih sebagai momentum untuk memperkenalkan kembali aplikasi Rimo kepada masyarakat luas. Nama "Rimo" sendiri diambil dari ikon Gunung Rinjani, selaras dengan identitas lokal yang juga digunakan Bank NTB Syariah pada sejumlah produk tabungannya.

Nazaruddin mengungkapkan, dalam tiga bulan terakhir perkembangan penggunaan Rimo menunjukkan tren yang sangat positif. Jumlah pengguna aktif meningkat dari sekitar 47 ribu menjadi 68 ribu pengguna atau bertambah sekitar 21 ribu pengguna.

Sementara itu, volume transaksi bulanan juga melonjak dari sekitar 340 ribu transaksi menjadi 640 ribu transaksi, atau tumbuh sekitar 88 persen dibandingkan tiga bulan sebelumnya.

"Kenaikan pengguna aktif dan transaksi ini langsung berdampak terhadap peningkatan fee based income Bank NTB Syariah. Namun, kami masih akan terus mendorong pertumbuhan pengguna agar kontribusinya semakin besar," katanya.

Meski demikian, Nazaruddin mengakui masih terdapat tantangan yang harus diselesaikan, terutama menghilangkan kekhawatiran sebagian nasabah terkait potensi rekening terblokir. Menurutnya, persoalan tersebut menjadi perhatian utama agar nasabah semakin percaya menggunakan layanan digital.

Selain memperkuat sistem, Bank NTB Syariah juga telah melakukan penyempurnaan pada fitur Remo, salah satunya dengan meningkatkan batas maksimal transaksi.

Sebelumnya, limit transfer dinilai terlalu kecil sehingga kurang mendukung kebutuhan pelaku usaha. Kini, limit transaksi harian telah ditingkatkan hingga Rp50 juta untuk jenis kartu tertentu, sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan segmen bisnis.

"Kami akan terus mengevaluasi kebutuhan nasabah. Kalau memang masih banyak yang terkendala karena batas transaksi, tentu akan kami pertimbangkan untuk ditingkatkan lagi," ujar Nazaruddin.

Ia optimistis, dengan penyempurnaan layanan, peningkatan keamanan sistem, serta berbagai kegiatan promosi seperti Rimo Run, penggunaan Rimo akan terus meningkat dan mampu mempercepat transformasi digital Bank NTB Syariah di tengah perkembangan layanan perbankan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....