Bank NTB SyariahTerus Perkuat Tata Kelola dan Keamanan Siber

  • 07 Jul 2026 10:35 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Bank NTB Syariah terus memperkuat transformasi digital dengan menjadikan tata kelola teknologi informasi (IT), peningkatan keamanan siber, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sebagai fokus utama. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung layanan perbankan digital yang semakin aman, transparan, dan sesuai dengan ketentuan regulator.

Direktur Teknologi Informasi (IT) Bank NTB Syariah, Rully Feranata, mengatakan transformasi yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada pengembangan aplikasi atau layanan digital, tetapi juga dimulai dari fondasi tata kelola yang kuat. Menurut Rully, tata kelola menjadi elemen penting agar seluruh inovasi teknologi dapat berjalan secara terukur, transparan, dan memiliki manfaat yang sebanding dengan investasi yang dikeluarkan.

"Sebelum bergabung di Bank NTB Syariah, saya memiliki pengalaman membangun tata kelola IT di Alo Bank hingga memperoleh tingkat kematangan (IT maturity) berdasarkan sertifikasi COBIT 2019 sebesar 4,21 dari skala 5 dalam waktu relatif singkat. Hal itu menunjukkan bahwa tata kelola merupakan fondasi utama dalam menjalankan transformasi digital," ujarnya, di Mataram, Senin 6 Juli 2026.

Ia menjelaskan, tata kelola IT mencakup seluruh tahapan pengembangan layanan digital, mulai dari penyusunan inisiatif strategis, studi kelayakan, proses pengadaan yang transparan, pengembangan sistem, hingga evaluasi setelah layanan beroperasi.

Evaluasi tersebut, lanjutnya, dilakukan untuk memastikan investasi teknologi mampu memberikan manfaat nyata bagi perusahaan, baik melalui peningkatan dana pihak ketiga (DPK), pertumbuhan pendapatan berbasis biaya (fee based income), maupun efisiensi operasional.

"Setiap investasi harus dapat dipertanggungjawabkan. Di akhir akan dievaluasi apakah manfaat yang diperoleh lebih besar dibandingkan biaya yang telah dikeluarkan. Jika demikian, berarti investasi tersebut layak untuk terus dikembangkan," katanya.

Selain memperkuat tata kelola, Rully juga menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kompetensi SDM IT di Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, kemampuan talenta digital lokal masih memiliki ruang yang luas untuk terus dikembangkan, mulai dari pengembangan aplikasi, integrasi sistem, hingga pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Di sisi lain, penguatan keamanan siber juga menjadi amanah yang diberikan kepada dirinya sejak bergabung dengan Bank NTB Syariah. Ia menilai aspek keamanan menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital perbankan.

Karena itu, Bank NTB Syariah tengah menyiapkan sejumlah peningkatan sistem keamanan yang akan segera diterapkan pada layanan digital perusahaan, termasuk aplikasi Rinjani Mobile.

"Insya Allah dalam waktu dekat akan ada beberapa peningkatan pengamanan sehingga Rinjani Mobile bukan hanya semakin cepat, semakin kaya fitur, lebih efisien, tetapi juga jauh lebih aman bagi seluruh nasabah," ujar Rully.

Ia optimistis penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas SDM, serta pengembangan keamanan siber akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan transformasi digital Bank NTB Syariah sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....