Pemuda Diharapkan Jadi Motor Sukses Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Tengah

  • 18 Mar 2026 05:00 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Peran pemuda dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan utama dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar komunitas Narasi dan Wacana Indonesia (NAWA).

Kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi kepemudaan (OKP), organisasi kesiswaan, pelajar, serta tokoh masyarakat sebagai upaya memperkuat keterlibatan generasi muda dalam mendukung program prioritas nasional tersebut.

Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, yang membuka kegiatan, menegaskan pentingnya ruang diskusi bagi pemuda untuk menyampaikan ide dan gagasan dalam mendukung implementasi program pemerintah.

“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi. Forum seperti ini penting untuk menghimpun gagasan dan memberikan rekomendasi konstruktif agar program Makan Bergizi Gratis bisa berjalan optimal di daerah,” ujarnya Selasa 17 Maret 2026.

Pembina NAWA, Khairul Fahri, menekankan bahwa pemuda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu menggerakkan masyarakat di tingkat akar rumput. Menurutnya, keterlibatan aktif pemuda sangat dibutuhkan, terutama dalam menjawab berbagai tantangan teknis pelaksanaan program MBG di lapangan.

“Pemuda bukan hanya objek, tetapi subjek utama dalam menyukseskan program ini. Mereka bisa menjadi penggerak, pengawas, sekaligus jembatan informasi di tengah masyarakat,” jelasnya.

FGD yang berlangsung dialogis ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Juru Bicara Badan Gizi Nasional (BGN) Dian Islamiati Fatwa, Koordinator Wilayah BGN Lombok Tengah Muhammad Ihsan, serta Ketua HIPMI Lombok Tengah Alamsyah.

Dalam diskusi, para peserta dari organisasi seperti HMI, PMII, Himasta, hingga OSIS dan OSIM aktif menyampaikan berbagai masukan, mulai dari mekanisme distribusi program hingga dampaknya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Para peserta sepakat bahwa pemuda memiliki peran penting dalam memastikan program berjalan tepat sasaran. Dengan jejaring yang luas dan kedekatan dengan masyarakat, pemuda dinilai mampu mempercepat sosialisasi sekaligus mengawal pelaksanaan program di lapangan.

Sementara itu, Juru Bicara BGN RI, Dian Islamiati Fatwa, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki dampak besar terhadap masa depan generasi muda Indonesia.

“Program ini adalah investasi jangka panjang. Dengan keterlibatan pemuda, kami optimistis program ini tidak hanya menekan angka stunting, tetapi juga mencetak generasi yang sehat dan produktif,” ujarnya.

Ia menambahkan, program MBG tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

FGD ini juga dirangkaikan dengan santunan anak yatim serta buka puasa bersama, yang semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di kalangan pemuda.

Melalui forum ini, diharapkan pemuda Lombok Tengah semakin aktif mengambil peran dalam pembangunan, khususnya dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....