SPPG Kopang Jadi Motor Penguatan Gizi dan Ekonomi Lokal

  • 19 Feb 2026 04:46 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.JD, Lombok Tengah – Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kopang milik Polres Lombok Tengah tak hanya dimaknai sebagai dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat lokal. SPPG yang diresmikan Wakapolda NTB, Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., diharapkan menjadi pusat distribusi gizi sekaligus membuka ruang pemberdayaan bagi petani dan pelaku UMKM di sekitar wilayah tersebut.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K., menegaskan bahwa SPPG yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari itu akan melayani 2.921 penerima manfaat. Mereka terdiri dari 2.727 pelajar dari 21 sekolah mulai tingkat SD hingga SMA, serta 194 balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Menurutnya, kehadiran SPPG bukan semata soal penyediaan makanan bergizi, tetapi juga bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak dini.

“Program ini kami dorong agar berdampak luas, termasuk pada perputaran ekonomi masyarakat. Kebutuhan bahan pangan diharapkan bisa melibatkan petani lokal dan pelaku UMKM,” ujarnya belum lama ini.

Sementara itu, Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho menyebut, pembangunan SPPG Polri merupakan langkah konkret mendukung program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam kerangka Asta Cita, khususnya program makan bergizi gratis.

Ia menekankan bahwa pemenuhan gizi menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi sehat, produktif, dan berdaya saing. Program ini juga dinilai strategis dalam mempercepat penurunan angka stunting di daerah.

Untuk tahun 2026, Polda NTB menargetkan pembangunan 11 SPPG Polri di wilayah Nusa Tenggara Barat. Saat ini, empat unit telah beroperasi, sementara sisanya masih dalam tahap pembangunan dan proses survei oleh Badan Gizi Nasional.

Dengan beroperasinya SPPG Kopang, Polres Lombok Tengah berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus diperkuat agar program ini berjalan profesional dan berkelanjutan, sekaligus memberi dampak nyata bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....