Komda KIPI Papua Barat Pastikan Keamanan ORI Campak Rubella

  • 07 Okt 2026 05:00 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Keamanan imunisasi menjadi perhatian dalam pelaksanaan Outbreak Response Immunization atau ORI Campak Rubella di Kabupaten Manokwari. Komisi Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KOMDA KIPI) Papua Barat memastikan pemantauan terhadap reaksi yang mungkin muncul setelah anak menerima imunisasi.

Ketua KOMDA KIPI Papua Barat, dr. Maria CM Warwe, Sp.A, mengatakan imunisasi campak selama ini telah dilaksanakan sesuai kelompok usia dan relatif menunjukkan reaksi simpang yang minimal.

Menurut Maria, hingga saat ini tidak terdapat laporan KIPI serius maupun nonserius yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan imunisasi campak sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar optimisme terhadap pelaksanaan ORI Campak Rubella di Manokwari.

“Imunisasi campak itu sampai saat ini efek samping atau reaksi simpangnya minimal, sehingga tidak ada laporan yang termasuk KIPI yang serius maupun KIPI yang nonserius. Kami tetap optimis bahwa ORI ini akan berjalan tanpa ada kendala akibat KIPI yang terjadi,” ujar Maria, Selasa, 6 Oktober 2026.

Meski demikian, ia mengingatkan kemungkinan munculnya KIPI nonserius tetap perlu dipahami oleh orang tua. Reaksi ringan dapat terjadi sebagai bagian dari respons tubuh setelah menerima imunisasi.

Maria menyebut demam ringan serta kemerahan atau pembengkakan pada lokasi suntikan merupakan reaksi yang umum terjadi setelah imunisasi. Kondisi tersebut pada umumnya tidak perlu membuat orang tua panik.

Apabila muncul kondisi di luar reaksi yang biasa atau membuat keluarga khawatir, orang tua diminta segera menghubungi petugas kesehatan. Pelaporan juga dapat dilakukan melalui kader setempat untuk diteruskan kepada tenaga kesehatan.

Maria berharap orang tua tidak ragu membawa anak mengikuti ORI Campak Rubella. Menurutnya, pemahaman mengenai KIPI perlu dibangun agar masyarakat dapat membedakan reaksi ringan pascaimunisasi dengan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....