Cakupan Imunisasi Tinggi Jadi Kunci Kendalikan KLB Campak Manokwari
- 07 Okt 2026 05:03 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Pengendalian Kejadian Luar Biasa atau KLB campak di Kabupaten Manokwari membutuhkan cakupan imunisasi yang tinggi. Dinas Kesehatan menargetkan sedikitnya 95 persen anak sasaran mendapatkan imunisasi dalam pelaksanaan ORI Campak Rubella.
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Selatan, Frans Abidondifu, menjelaskan tingginya cakupan imunisasi dibutuhkan untuk membentuk kekebalan kelompok. Kondisi tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko penularan ketika terdapat kasus campak baru di lingkungan masyarakat.
Frans mengatakan imunisasi menjadi langkah penting karena campak tidak dapat ditangani hanya dengan pemberian obat. Vaksin diberikan untuk merangsang sistem kekebalan tubuh agar mampu mengenali dan melawan virus penyebab penyakit.
“Untuk KLB campak atau sakit karena campak itu tidak bisa diobati dengan obat selain daripada vaksin. Karena selain vaksin kita punya kekebalan tubuh. Jadi vaksin yang diberikan itu tujuannya untuk merangsang sistem kekebalan tubuh untuk mengenali virus yang ada dalam tubuh,” ujar Frans.
Ia menargetkan cakupan imunisasi di setiap wilayah kerja Puskesmas dapat mencapai minimal 95 persen dan diupayakan hingga 100 persen. Semakin banyak anak yang mendapatkan imunisasi, semakin kuat pula perlindungan kelompok terhadap penularan penyakit.
Menurut Frans, kekebalan kelompok tidak hanya memberikan perlindungan bagi anak yang telah mendapatkan vaksin, tetapi juga membantu menekan dampak ketika terjadi paparan virus di masyarakat. Karena itu, tidak boleh ada kelompok sasaran yang terlewat dalam pelaksanaan imunisasi.
Pelaksanaan ORI Campak Rubella di Manokwari akan dilakukan secara serentak pada 5 hingga 17 Oktober. Anak usia 9 bulan hingga kurang dari 5 tahun menjadi sasaran imunisasi dalam upaya pengendalian KLB tersebut.
Frans mengajak orang tua memanfaatkan layanan Posyandu dan Puskesmas untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi. Ia berharap target cakupan 95 hingga 100 persen dapat tercapai sehingga rantai penularan campak di Manokwari dapat segera dikendalikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....