BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Mutu Layanan JKN
- 17 Sep 2026 12:45 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - BPJS Kesehatan terus mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), seiring semakin luasnya cakupan kepesertaan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan perluasan kepesertaan harus diikuti pelayanan kesehatan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan medis peserta.
Per 1 September 2026, JKN telah memberikan perlindungan kepada sekitar 284,3 juta penduduk atau lebih dari 98,6 persen populasi Indonesia.
"Tugas kita bukan hanya memastikan masyarakat terdaftar sebagai peserta, tetapi juga menjamin ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, mereka memperoleh layanan yang bermutu serta perlindungan dari risiko finansial," ujar Prihati dalam Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan 2026, Selasa, 15 September 2026.
Hingga 1 September 2026, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 23.816 FKTP, 3.221 FKRTL, dan 7.180 sarana penunjang.
Prihati menegaskan, peningkatan layanan harus diarahkan dari sekadar mengejar jumlah pelayanan menjadi pelayanan yang memberikan hasil kesehatan terbaik bagi peserta.
"Value-based care bukan tentang mengurangi pelayanan, tetapi memastikan peserta memperoleh pelayanan yang tepat, pada waktu yang tepat, sesuai kebutuhan medis, dengan hasil kesehatan yang terbaik" Kata Prihati.
Untuk memperkuat kualitas layanan, BPJS Kesehatan memberikan Seva Paramahita Award 2026 kepada fasilitas kesehatan berkomitmen serta meluncurkan wajah baru BPJS SATU (BPJS Siap Membantu untuk meningkatkan pendampingan peserta.
Sementara itu, pemerintah menegaskan penguatan JKN membutuhkan kolaborasi seluruh ekosistem kesehatan, termasuk pemerintah, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, dan peserta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....