Pemprov Papua Barat Dorong Penguatan JKN dan Integrasi Program Gizi Masyarakat
- 03 Jun 2026 23:54 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Pemerintah Provinsi Papua Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai bagian dari upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut disampaikan dalam Forum Komunikasi Implementasi Strategis Penguatan Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta JKN serta penandatanganan Perjanjian Teknis Operasional (PTO) antara BPJS Kesehatan dan SPPG C Papua Barat.
Asisten I Setda Papua Barat, Syors Alberth O. Marani, Rabu 3 Juni 2026 mengatakan jaminan kesehatan merupakan salah satu prioritas nasional yang harus diwujudkan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045, jaminan kesehatan merupakan prioritas nasional yang wajib kita wujudkan bersama. Karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak untuk memperluas kepesertaan JKN, khususnya bagi Orang Asli Papua, ASN, dan pekerja badan usaha,” ujar Marani.
Menurutnya, selain memperluas cakupan kepesertaan, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rumah sakit. Di sisi lain, pemerintah daerah diminta memastikan dukungan anggaran bagi program JKN sesuai ketentuan yang berlaku.
Marani menegaskan bahwa alokasi anggaran JKN harus mengacu pada Permendagri Nomor 14 Tahun 2025 dan tidak diperkenankan adanya pengelolaan jaminan kesehatan daerah di luar skema Program JKN.
Dalam kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan dan SPPG C Papua Barat juga menandatangani Perjanjian Teknis Operasional yang bertujuan memperkuat perlindungan kesehatan bagi tenaga relawan serta mendukung program peningkatan gizi masyarakat.
“Penandatanganan perjanjian ini memiliki nilai strategis karena mengintegrasikan perlindungan kesehatan dengan upaya peningkatan gizi masyarakat, terutama dalam pencegahan stunting serta peningkatan status gizi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, dan anak sekolah,” katanya.
Marani turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung keberlangsungan Program JKN melalui kegiatan donasi dan reaktivasi kepesertaan masyarakat yang membutuhkan. Penghargaan diberikan kepada Perkumpulan Flobamora Papua Barat serta Alexander Hotel dan Restoran Klaten yang dinilai berkontribusi dalam membantu masyarakat memperoleh kembali akses layanan kesehatan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, organisasi masyarakat, dan sektor swasta dapat terus diperkuat guna mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) yang berkelanjutan di Papua Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....