Disbudpar Papua Barat Kembangkan Museum Mansinam Lebih Atraktif
- 05 Sep 2026 13:21 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Museum Mansinam terus dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi melalui peningkatan kunjungan dan inovasi penyajian informasi sejarah. Pengembangan tersebut penting untuk memperluas daya tarik museum bagi wisatawan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat, Jafar Werfete, mengatakan jumlah kunjungan Museum Mansinam menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir. Tahun sebelumnya, kunjungan telah mencapai lebih dari 1.000 orang, sedangkan hingga pertengahan tahun ini jumlahnya kembali melampaui angka tersebut.
Menurut Jafar, peningkatan kunjungan turut dipengaruhi berbagai kegiatan besar yang berlangsung di Papua Barat. Pemerintah daerah bahkan optimistis jumlah kunjungan Museum Mansinam tahun ini dapat mencapai sekitar 2.000 orang.
“Kita optimis akan lebih dari 1.000, bisa mendapat 2.000,” kata Jafar, 3 September 2026.
| Baca juga: Lakotani Siap Benahi KONI Papua Barat |
Selain mengejar peningkatan jumlah pengunjung, pemerintah daerah mulai membenahi penyajian koleksi agar pengalaman wisata di museum semakin menarik. Konsep audio-visual menjadi salah satu inovasi yang didorong untuk membantu pengunjung memahami informasi sejarah secara lebih mudah dan interaktif.
Jafar mengatakan pembenahan juga mencakup koleksi dan konservasi karena terdapat sejumlah benda yang mulai mengalami kerusakan. Pengelolaan museum yang semakin baik diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah Papua Barat.
Pengembangan Museum Mansinam diarahkan untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata sejarah dan edukasi di Papua Barat. Melalui registrasi nasional serta peningkatan standar dalam dua tahun ke depan, museum diharapkan semakin mampu menarik wisatawan sekaligus menjadi ruang pembelajaran sejarah bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....