Papedanomics 2026 Dorong Hilirisasi untuk Transformasi Ekonomi Papua

  • 27 Agt 2026 10:38 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat, Universitas Papua (UNIPA), ISEI Cabang Papua Barat, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Seminar Nasional dan Babak Puncak Lomba Karya Tulis Rekomendatif (LKTR) Papedanomics 2026 di Manokwari, Kamis, 27 Agustus 2026.

Kegiatan dalam rangka Pekan Perekonomian Daerah Papua Barat atau Papedanomics 2026 tersebut mengusung tema “Hilirisasi sebagai Akselerator Transformasi Perekonomian Papua serta Penopang Stabilitas Inflasi Daerah.” Acara dibuka Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani dan menghadirkan pakar ekonomi dan keuangan nasional Mirza Adityaswara sebagai narasumber utama.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat Setian mengatakan, stabilitas makroekonomi daerah harus menjadi pijakan untuk mendorong transformasi struktural menuju ekonomi yang lebih produktif dan memiliki nilai tambah tinggi.

Setian menyebut, pertumbuhan ekonomi Papua Barat pada 2025 mencapai 6,46 persen secara cumulative to cumulative atau ctc, sementara inflasi berada pada level 2,59 persen secara tahunan. Namun, ketergantungan terhadap sektor ekstraktif mentah dan tantangan konektivitas masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

Menurutnya, hilirisasi komoditas unggulan memiliki dampak ganda karena dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi bernilai tambah, membuka lapangan kerja, sekaligus memperkuat ketahanan pasokan dan logistik pangan untuk menjaga stabilitas harga di Papua.

Sementara itu, Lomba Karya Tulis Rekomendatif Papedanomics 2026 mendapat antusiasme tinggi dengan menerima 423 karya tulis dari akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari seluruh Indonesia

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....