BPS Pabar Dorong Pemutakhiran DTSEN untuk Perbaiki Ketepatan Sasaran Program
- 16 Sep 2026 17:49 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat mendorong percepatan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN sebagai basis perencanaan program penanggulangan kemiskinan.
Kepala BPS Papua Barat, Merry, mengatakan data yang belum sepenuhnya diperbarui berpotensi memengaruhi ketepatan sasaran berbagai program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Menurutnya, DTSEN diperlukan sebagai basis data tunggal yang memuat informasi masyarakat secara by name by address. Keseragaman data menjadi penting agar intervensi pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Kalau datanya berbeda-beda, intervensinya juga bisa berbeda. Akibatnya terjadi inclusion error dan exclusion error,” ujarnya.
Merry menjelaskan, inclusion error terjadi ketika masyarakat yang tidak memenuhi kriteria justru tercatat sebagai penerima program. Sebaliknya, exclusion error terjadi ketika masyarakat yang seharusnya menerima bantuan justru tidak masuk dalam sasaran program.
“Jadi, data ini harus terus dimutakhirkan agar pemerintah memiliki gambaran kondisi masyarakat yang sesuai dengan keadaan sebenarnya,” katanya.
Ia menambahkan, penggunaan data yang berbeda oleh kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah juga dapat memengaruhi efektivitas pelaksanaan program dan penggunaan anggaran.
BPS Papua Barat berharap pemutakhiran DTSEN dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota. Dengan data yang lebih akurat dan mutakhir, program penanggulangan kemiskinan diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih tepat sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....