Kepulangan Jemaah Haji Manokwari Diwarnai Sukacita dan Syukur
- 19 Agt 2026 17:37 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Manokwari yang tergabung dalam penyelenggaraan haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi telah kembali ke tanah air dengan selamat. Sebanyak 83 jemaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci tercatat kembali dalam jumlah yang sama.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Manokwari, Abdul Safar Ollong, mengatakan kepulangan seluruh jemaah menjadi hal utama yang patut disyukuri. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Penerimaan Kembali Haji Kabupaten Manokwari Tahun 1447 H/2026 di Aula Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari, Selasa, 18 Agustus 2026.
Menurut Abdul Safar, sebagian besar jemaah hadir dalam acara penerimaan kembali yang digelar pemerintah daerah bersama Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Manokwari. Beberapa jemaah tidak dapat menghadiri kegiatan karena berdomisili di luar Manokwari, menjalani mutasi maupun sedang mengikuti pendidikan.
Ia menjelaskan kondisi kesehatan jemaah secara umum cukup baik meskipun sebagian mengalami keluhan ringan setelah menjalani perjalanan panjang. Perbedaan kondisi cuaca antara Arab Saudi dan Indonesia juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan setelah jemaah kembali.
“Alhamdulillah, jamaah Manokwari 83 yang berangkat ke tanah suci dan kembali ke tanah air juga 83 dengan keadaan selamat,” ujar Abdul Safar.
Ia menyebut kondisi cuaca di Arab Saudi yang dapat mencapai 45 hingga 50 derajat Celsius menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah. Aktivitas ibadah yang berlangsung selama sekitar 40 hari juga membutuhkan kondisi fisik yang prima.
Meski terdapat jemaah yang mengalami gangguan kesehatan ringan seperti flu dan pilek, Abdul Safar menegaskan keselamatan seluruh jemaah menjadi prioritas utama. Ia bersyukur seluruh jemaah dapat menyelesaikan perjalanan haji dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Abdul Safar berharap pengalaman selama berada di Tanah Suci dapat menjadi bekal bagi jemaah untuk meningkatkan kualitas kehidupan setelah kembali ke Manokwari. Menurutnya, perjalanan haji seharusnya tidak berhenti pada selesainya rangkaian ibadah, tetapi dilanjutkan dengan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....