Festival Manokwari Menari 2026 Resmi Dibuka Pemprov Papua Barat
- 04 Agt 2026 18:57 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Pemerintah Provinsi Papua Barat secara resmi membuka Festival Manokwari Menari 2026 yang berlangsung di Lapangan Pantai Bakaro, Distrik Manokwari Timur, Senin, 3 Agustus 2026. Festival yang digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Barat, Dr. Lasarus Indow mewakili Gubernur Papua Barat.
Dalam kesempatan itu, Lasarus menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur Papua Barat, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah yang berhalangan hadir.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi Papua Barat tetap memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Manokwari Menari yang dinilai memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, festival tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mengembangkan potensi budaya Papua Barat. Kehadiran mahasiswa KKN-PPM UGM bersama masyarakat juga menunjukkan semangat gotong royong dalam membangun daerah melalui pendekatan budaya.
“Air kata dengan mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, saya secara resmi membuka Festival Manokwari Menari 2026. Semoga acara ini berjalan lancar, membawa manfaat bagi masyarakat, serta semakin memperkokoh rasa cinta kita terhadap budaya Papua Barat. Selamat berkarya, selamat menari, dan mari kita jaga terus warisan leluhur kita bersama-sama. Tuhan memberkati kita semua,” kata Lasarus.
Ia mengatakan pemerintah menyambut baik berbagai inisiatif yang mengangkat nilai-nilai budaya sebagai bagian dari pembangunan masyarakat. Festival seperti ini dinilai mampu memperkuat identitas daerah sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai warisan budaya Papua Barat.
Selain menjadi ajang pertunjukan seni, Festival Manokwari Menari juga diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif, memperkenalkan potensi pariwisata, serta mempererat hubungan antara masyarakat, pemerintah, dan kalangan akademisi.
Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap semangat kolaborasi yang tercermin dalam Festival Manokwari Menari 2026 dapat terus dipertahankan. Dengan demikian, kegiatan serupa dapat berkembang menjadi agenda budaya yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian budaya serta pembangunan Papua Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....