Pengabdian Mahasiswa di Bakaro Tinggalkan Kesan bagi Masyarakat

  • 03 Agt 2026 18:26 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada di Kampung Bakaro mendapat apresiasi dari pemilik hak ulayat setempat. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kampung.

Hal tersebut disampaikan Pemilik Hak Ulayat Kampung Bakaro, Daniel Hendrik Mendodga, saat memberikan sambutan pada pembukaan Festival Manokwari Menari 2026 di Lapangan Pantai Bakaro, Distrik Manokwari Timur, Senin, 3 Agustus 2026.

Daniel mengaku bangga karena Kampung Bakaro menjadi salah satu lokasi pelaksanaan KKN-PPM UGM. Menurutnya, berbagai kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa tidak hanya menyentuh aspek pendidikan, tetapi juga turut memberikan kontribusi bagi pembangunan masyarakat di kampung.

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah memilih Kampung Bakaro sebagai tempat mengabdi. Menurutnya, semangat yang ditunjukkan mahasiswa selama berada di tengah masyarakat menjadi pengalaman berharga bagi warga.

“Terima kasih buat anak-anak kami yang sudah datang di Kampung Bakaro. Kami merasa bangga karena mereka datang untuk membangun anak-anak kami, bahkan membangun desa kami di Bakaro yang tercinta ini,” ujar Daniel Hendrik Mendodga.

Daniel berharap hubungan baik yang telah terjalin antara mahasiswa dan masyarakat tidak berhenti setelah masa KKN berakhir. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk mendukung pembangunan kampung di masa mendatang.

Selain itu, ia mendoakan agar para mahasiswa yang telah menyelesaikan pengabdiannya dapat meraih kesuksesan di masa depan. Menurutnya, pengalaman selama berada di Papua akan menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke daerah masing-masing maupun saat mengemban tanggung jawab di kemudian hari.

“Kami sebagai pemilik hak ulayat mengucapkan terima kasih dan kami berharap biar kembali ke negeri bahkan menjadi pemimpin kembali di tanah Papua yang kami cintai ini,” kata Daniel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....