Festival Raimuti 2026 Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi Masyarakat

  • 31 Jul 2026 17:32 WIB
  •  Manokwari

RRI. CO. ID, Manokwari - Festival Raimuti 2026 diproyeksikan menjadi agenda strategis untuk mengangkat potensi budaya bahari Papua Barat. Selain itu juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir dengan melibatkan nelayan, pelaku UMKM, dan sektor pariwisata. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan juga diarahkan untuk mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Christian K. Tehuteru. (Foto : RRI/JA).

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru mengatakan Festival Raimuti 2026 bukan sekadar ajang hiburan masyarakat, melainkan bagian dari upaya mendukung pembangunan nasional melalui pelestarian budaya, penguatan ekonomi kerakyatan, serta pemberdayaan masyarakat pesisir.

Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menjelaskan juga penyelenggaraan Festival Raimuti 2026 sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dan mendukung sejumlah program prioritas Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran yang tertuang dalam Astacita.

"Festival ini memiliki keterkaitan dengan pengembangan kewirausahaan dan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan taraf hidup masyarakat, pembangunan dari desa dan daerah untuk pemerataan ekonomi serta pengentasan kemiskinan, hingga menjaga kelestarian lingkungan, budaya, dan toleransi," ujarnya, Jumat, 31 Juli 2026.

Menurut Pangdam, Festival Raimuti 2026 menjadi momentum penting untuk mengangkat potensi bahari Papua Barat yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir. Laut tidak hanya menjadi sumber mata pencaharian, tetapi juga identitas budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Salah satu kekayaan budaya yang menjadi perhatian dalam festival tersebut adalah tradisi perahu tradisional. Selain berfungsi sebagai alat transportasi, perahu tradisional juga merupakan simbol kearifan lokal masyarakat pesisir yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi.

Festival Raimuti 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan, di antaranya lomba perahu dayung tradisional, lomba perahu mesin, bazar UMKM, panggung hiburan rakyat, serta pertunjukan seni budaya dari berbagai daerah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pangdam menjelaskan festival tersebut bertujuan melestarikan budaya bahari, mempromosikan potensi wisata daerah, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, pelaku usaha, dan masyarakat.

Ia mengajak seluruh pihak memberikan dukungan penuh agar Festival Raimuti 2026 dapat berlangsung sukses, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....