BPS Dorong Penguatan Partisipasi Masyarakat untuk Tingkatkan Demokrasi Pabar
- 30 Jul 2026 23:25 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Papua Barat. Hasil Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2025 menunjukkan masih perlunya penguatan ruang kebebasan dan keterlibatan masyarakat dalam kehidupan demokrasi. Hal ini disampaikan Statistisi Ahli Muda Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat, Ika Rusinta Widiyasari, pada Kamis, 30 Juli 2026.
Ia mengatakan IDI tidak hanya menjadi instrumen evaluasi bagi pemerintah, tetapi juga memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai sejauh mana kebebasan dan kesetaraan telah terjamin di suatu daerah.
Menurutnya, masyarakat memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam kehidupan politik tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi. Kesempatan tersebut menjadi bagian dari prinsip demokrasi yang harus terus dijaga dan diperkuat.
"Hasil IDI ini menunjukkan sebagai sinyal seberapa jauh jaminan kebebasan dan kesetaraan sudah diterapkan di suatu wilayah atau di Papua Barat. Aspek kebebasan tadi masih cukup rendah. Artinya dari sisi pemerintah pun harus menyediakan ruang-ruang sipil untuk meningkatkan bagaimana kebebasan masyarakat ini terjamin, bagaimana masyarakat itu merasa aman dan nyaman dalam mengekspresikan dirinya," katanya.
Ia menjelaskan, demokrasi tidak hanya diwujudkan melalui penyelenggaraan pemilu, tetapi juga melalui keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, memberikan masukan, hingga mengawasi jalannya pemerintahan. Karena itu, ruang partisipasi publik perlu terus diperluas.
Menurut Ika, pemerintah memiliki peran dalam menciptakan iklim yang kondusif agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat secara aman dan bertanggung jawab. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan memanfaatkan ruang tersebut untuk menyuarakan aspirasi secara konstruktif.
Ia menambahkan, meningkatnya partisipasi masyarakat akan memberikan kontribusi positif terhadap kualitas demokrasi sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Ika berharap seluruh elemen masyarakat terus berperan aktif dalam kehidupan demokrasi sehingga upaya peningkatan kualitas demokrasi di Papua Barat dapat berjalan lebih baik dari tahun ke tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....