Bapenda Manokwari Optimalkan PKB lewat Sweeping dan Samsat Keliling

  • 28 Jul 2026 17:55 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manokwari bersama Samsat dan Polres Manokwari mulai mengintensifkan program optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Langkah tersebut dilakukan melalui sweeping, pelayanan Samsat Keliling, hingga penagihan langsung ke rumah-rumah wajib pajak.

Sekretaris Bapenda Kabupaten Manokwari, Umrah Nur, mengatakan kegiatan optimalisasi berlangsung mulai Senin, 27 Juli 2026 hingga Jumat dan dilaksanakan di sejumlah titik di wilayah Manokwari. Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Bapenda Kabupaten Manokwari, Bapenda Provinsi Papua Barat, Samsat, dan Polres Manokwari.

Menurut Umrah, hingga saat ini realisasi penerimaan PKB baru mencapai sekitar Rp7,9 miliar dari target Rp19 miliar. Sementara penerimaan BBNKB telah mencapai sekitar Rp4,8 miliar. Dengan demikian, total penerimaan dari kedua sektor tersebut baru sekitar Rp12 miliar dari target gabungan sebesar Rp20 miliar.

"Karena realisasinya masih di bawah target, kami melakukan berbagai upaya agar penerimaan pajak kendaraan dapat meningkat sampai akhir tahun," katanya.

Ia menjelaskan terdapat tiga strategi yang menjadi fokus optimalisasi. Pertama, pelaksanaan sweeping kendaraan bersama aparat kepolisian untuk menjaring kendaraan yang belum melaksanakan kewajiban pembayaran pajak. Kedua, program door to door dengan mendatangi rumah wajib pajak untuk menyampaikan tagihan secara langsung. Ketiga, memperluas pelayanan melalui Samsat Keliling agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan pembayaran pajak.

Pelayanan Samsat Keliling dijadwalkan berlangsung di lima lokasi selama bulan ini. Kegiatan perdana dilaksanakan di depan Kantor Samsat Manokwari, sedangkan lokasi berikutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Umrah menambahkan, pembiayaan kegiatan optimalisasi telah dialokasikan melalui kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.

Ia juga menilai peluang mencapai target masih terbuka karena masih terdapat beberapa bulan hingga akhir tahun anggaran. Dengan kombinasi sweeping, pelayanan keliling, dan penagihan langsung, pemerintah berharap tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan semakin meningkat.

Sebagai gambaran, pada tahun sebelumnya penerimaan PKB justru melampaui target. Dari target Rp11 miliar, realisasi mencapai sekitar Rp14 miliar atau 124 persen. Capaian tersebut menjadi acuan bagi Bapenda untuk kembali meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan pada tahun ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....