Polres Teluk Bintuni Sigap Padamkan Karhutla di Tuasai

  • 25 Jul 2026 15:37 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni – Jajaran Polres Teluk Bintuni bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di pinggir Jalan Poros Tuasai, Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat, 24 Juli 2026. Tindakan cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

Kebakaran diketahui setelah warga melaporkan adanya kobaran api melalui layanan darurat Call Center 110. Laporan diterima petugas Piket Pamapta I pada pukul 12.05 WIT dari seorang warga bernama Katriani.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Piket Pamapta I bersama piket fungsi langsung menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan satu unit Armoured Water Cannon (AWC) milik Polres Teluk Bintuni. Hanya dalam waktu sekitar 10 menit setelah laporan diterima, petugas sudah berada di lokasi untuk melakukan pemadaman.

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Marully Rachmat Azwar melalui Kasi Humas IPTU Ludfi Hakim Iha mengatakan kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merambat ke lahan kering di sekitar lokasi.

“Laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110 langsung kami tindak lanjuti. Berkat respons cepat personel dan dukungan armada AWC, api berhasil dilokalisasi dan dipadamkan sebelum meluas ke area yang lebih luas,” ujar IPTU Ludfi Hakim Iha.

Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla, terutama saat musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang segera melaporkan kejadian ini. Kecepatan informasi yang diterima petugas menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar,” katanya.

Hingga proses pemadaman selesai, situasi di lokasi kebakaran dipastikan aman dan terkendali. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan akibat peristiwa tersebut.

Polres Teluk Bintuni juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok yang masih menyala, serta tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan segera melapor apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegas Ludfi.

Polres Teluk Bintuni berharap sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan terus terjalin sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini selama musim kemarau berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....