Teluk Bintuni Sambut Kontingen Pesparani IV dengan Semangat Toleransi
- 06 Jul 2026 17:02 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Bintuni- Semangat persaudaraan dan toleransi mewarnai penyambutan para kontingen yang akan mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Tingkat Provinsi Papua Barat IV di Kabupaten Teluk Bintuni. Kehangatan tersebut terlihat saat Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, menyambut langsung kedatangan Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik, bersama rombongan di Bandara Stenkol Bintuni, Senin 6, Juli 2026.
Penyambutan berlangsung menjelang pembukaan Pesparani Katolik IV Papua Barat yang akan digelar pada 7–10 Juli 2026. Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menghadirkan nuansa khas daerah dengan memadukan kearifan lokal dan semangat kebersamaan dalam menyambut para tamu dari berbagai kabupaten.
Ketua Panitia Pesparani Katolik IV Papua Barat, Joko Lingara, mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Teluk Bintuni sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk memperlihatkan wajah Papua Barat yang damai dan penuh keramahan.
"Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu undangan, kepala daerah, pimpinan kontingen, official, peserta, dan seluruh umat yang hadir di Tanah Sisar Matiti. Kami merasa bangga dan bersukacita dapat menyambut Bapak, Ibu, serta seluruh peserta di Kabupaten Teluk Bintuni. Semoga kehadiran ini semakin mempererat persaudaraan dan membawa sukacita bagi kita semua," ujar Joko Lingara.
Ia menegaskan bahwa Pesparani bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih gelar juara, melainkan momentum pembinaan iman, pengembangan seni liturgi, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat.
"Pesparani bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, memperkuat iman, serta memuliakan Tuhan melalui pujian dan nyanyian. Dari Bintuni, kami ingin menyampaikan pesan bahwa Papua Barat adalah rumah bersama yang damai, toleran, dan penuh kasih," katanya.
Sebagai bentuk nyata semangat toleransi, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni juga melibatkan warga Muslim Papua dalam prosesi penyambutan para peserta dan tamu undangan. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam menyambut Pesparani menjadi simbol kuat kerukunan antarumat beragama yang telah lama tumbuh dan terpelihara di Bumi Sisar Matiti.
Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Papua Barat IV diharapkan tidak hanya menjadi ajang pembinaan seni paduan suara gerejani, tetapi juga memperkokoh persatuan, mempererat tali persaudaraan, serta memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan di Tanah Papua.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....