Pesparawi dan semangat Pelayanan Musik gerejawi
- 28 Jun 2026 09:52 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) menjadi momentum untuk memperkuat semangat pelayanan melalui musik gerejawi, sekaligus membangun persekutuan dan persaudaraan di antara umat Kristiani dari berbagai daerah di Indonesia.
Hal tersebut mengemuka dalam dialog RRI Manokwari bertajuk "Pesparawi dan Semangat Pelayanan Musik Gerejawi" yang menghadirkan Dr. Origenes Ijie, S.E., M.M., Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat sekaligus Orang Tua Angkat Kontingen Papua Barat Daya, Pdt. Simon Apono, Sekretaris Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua Barat Daya, serta Dey Imbiri, pelatih Pesparawi Provinsi Papua Barat Daya, pencipta lagu, dan penyanyi.
Dalam dialog tersebut, Dr. Origenes Ijie menegaskan bahwa Pesparawi tidak hanya menjadi ajang kompetisi paduan suara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, iman, dan kebersamaan. Menurutnya, setiap peserta membawa misi pelayanan melalui puji-pujian yang dipersembahkan bagi Tuhan.
"Pesparawi adalah wadah membangun iman, mempererat persaudaraan, serta menunjukkan bahwa musik gerejawi menjadi bagian penting dalam pelayanan kepada Tuhan dan sesama," ujarnya.
Sebagai Orang Tua Angkat Kontingen Papua Barat Daya, Origenes juga menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan di Manokwari. Ia berharap para peserta dapat tampil maksimal dengan tetap menjaga sportivitas dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Sementara itu, Sekretaris LPPD Provinsi Papua Barat Daya, Pdt. Simon Apono, mengatakan bahwa Pesparawi merupakan media pembinaan umat melalui seni musik gerejawi yang mampu memperkuat kualitas pelayanan di gereja. Menurutnya, setiap lagu yang dibawakan bukan sekadar memiliki nilai artistik, tetapi juga mengandung pesan iman dan penguatan rohani.
"Melalui Pesparawi, para peserta dipanggil untuk melayani melalui talenta yang Tuhan berikan. Yang utama bukan semata-mata meraih prestasi, tetapi menghadirkan pujian yang memuliakan nama Tuhan," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Dey Imbiri menjelaskan bahwa proses pembinaan kontingen Papua Barat Daya tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik vokal, tetapi juga pada penghayatan makna lagu. Sebagai pelatih, pencipta lagu, dan penyanyi, ia menilai musik gerejawi memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan kasih, pengharapan, dan persatuan.
"Ketika sebuah lagu dinyanyikan dengan penghayatan yang baik, maka pesan yang terkandung di dalamnya akan sampai kepada setiap orang yang mendengarnya. Itulah esensi pelayanan melalui musik gerejawi," ungkapnya.
Ia berharap keikutsertaan Papua Barat Daya dalam Pesparawi dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan talenta di bidang musik gerejawi sekaligus menjadikannya sebagai bagian dari pelayanan di gereja.
Melalui pelaksanaan Pesparawi, seluruh narasumber berharap semangat pelayanan, persaudaraan, dan kebersamaan terus bertumbuh di tengah masyarakat. Ajang ini diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai iman, toleransi, dan persatuan bangsa melalui harmoni musik gerejawi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....