Biak Numfor Perkuat Identitas Budaya lewat Tiga Agenda Festival 2026
- 23 Jun 2026 12:29 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Biak Numfor kembali menegaskan posisinya sebagai daerah berbasis seni dan budaya dengan menyiapkan tiga agenda festival besar sepanjang tahun 2026. Pemerintah daerah menargetkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat serta promosi pariwisata Papua ke tingkat nasional dan internasional.
Wakil Ketua LPPD Biak Numfor, Onny, menyampaikan bahwa pengembangan sektor budaya menjadi bagian penting dari strategi pembangunan daerah. Menurutnya, potensi seni dan budaya Biak harus dikemas dalam kegiatan berskala besar agar memberikan dampak yang lebih luas.
Agenda pertama adalah Festival Biak Munara Wampasi yang dijadwalkan berlangsung pada 1–7 Juli 2026. Festival ini telah masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara setelah melalui proses kurasi dan penilaian standar dari pemerintah pusat.
Onny menjelaskan, festival tersebut akan memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang datang ke Biak. Selain menikmati keindahan alam, pengunjung juga akan disuguhi kekayaan budaya lokal yang menjadi ciri khas daerah tersebut.
“Ini menjadi pengalaman tersendiri bagi siapa pun yang datang ke Biak. Kita ingin menunjukkan bahwa Biak memiliki daya tarik wisata yang unik dan berkelas nasional,” ujarnya.
Selain itu, Biak Numfor juga akan menggelar Festival Budaya Indonesia pada 17–21 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan pengembangan dari Festival Budaya Biak yang dikemas lebih luas dengan melibatkan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, khususnya komunitas Melanesia seperti Papua, Maluku, Nusa Tenggara, serta negara-negara kawasan Pasifik.
Festival tersebut dirancang sebagai ruang diplomasi budaya yang memperkuat hubungan kekerabatan antarwilayah dan negara. Melalui pendekatan budaya, pemerintah daerah berharap dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas, termasuk di bidang sosial dan ekonomi.
"Pemilihan waktu pelaksanaan pada Oktober memiliki makna khusus karena bertepatan dengan Hari Kebudayaan Nasional. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat kebudayaan yang inklusif dan beragam," jelasnya.
Sementara itu, persiapan Festival Biak Munara Wampasi disebut telah mencapai sekitar 80 hingga 90 persen. Pemerintah daerah menargetkan seluruh persiapan, termasuk infrastruktur dan rangkaian acara utama, dapat diselesaikan sebelum akhir Juni 2026.
Penyelenggaraan festival akan tersebar di sejumlah titik untuk mendorong pemerataan aktivitas ekonomi masyarakat. Konsep ini sejalan dengan visi pemerintah daerah yang menjadikan sektor pariwisata dan perikanan sebagai penggerak utama pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Biak Numfor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....