Proses Penjemputan Jemaah Haji Diimbau Tertib dan Terkoordinasi

  • 23 Jun 2026 10:59 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Proses kepulangan jemaah haji asal Papua Barat dan Papua Barat Daya di Embarkasi Makassar dipastikan berjalan dengan pengaturan ketat, terutama dalam mekanisme penjemputan oleh pihak keluarga.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Papua Barat, Aziz Hegemur, mengimbau keluarga jemaah agar mematuhi seluruh prosedur yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara ibadah haji demi menjaga ketertiban dan kelancaran proses kepulangan.

Menurut Aziz, tingginya antusiasme keluarga yang ingin segera bertemu dengan jemaah harus tetap diimbangi dengan kedisiplinan dalam mengikuti aturan yang berlaku di area embarkasi.

“Kami memahami keluarga sangat rindu bertemu dengan jemaah. Namun seluruh proses di embarkasi harus tetap mengikuti tata tertib yang berlaku,” ujarnya pada Jumat, 19 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa keluarga yang akan melakukan penjemputan diwajibkan menggunakan atribut resmi yang telah disiapkan panitia serta mengikuti mekanisme masuk secara bergantian melalui koordinasi petugas di lapangan.

Selain itu, jemaah yang baru tiba dari Tanah Suci masih harus menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar sebelum diperbolehkan bertemu keluarga.

“Setelah dinyatakan sehat dan seluruh proses administrasi selesai, barulah keluarga dapat bertemu dan membawa jemaah menuju penginapan atau kembali ke rumah,” kata Aziz.

Ia juga menegaskan bahwa keluarga yang berada di Makassar tidak diperkenankan langsung membawa pulang jemaah sebelum seluruh tahapan layanan di embarkasi selesai dilaksanakan.

Aziz berharap seluruh pihak dapat bekerja sama dalam menjaga ketertiban sehingga proses kepulangan jemaah haji dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga tiba di daerah masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....