Bandara Rendani Siagakan Puluhan Personel Sambut Ribuan Delegasi Pesparawi

  • 18 Jun 2026 17:53 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Bandar Udara Rendani Manokwari telah menyiapkan sejumlah personel dan skema pelayanan khusus untuk mendukung kelancaran kedatangan ribuan delegasi pada pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.

Kepada RRI, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rendani Manokwari, Herman Sujito, mengatakan pihaknya mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia di bandara guna memastikan proses kedatangan peserta berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Menurut Herman, pengamanan dan pelayanan akan melibatkan 51 petugas Aviation Security (Avsec), 30 petugas pemadam kebakaran, personel operasional bandara, serta dukungan dari Polsek KP3 Bandara dan personel TNI Angkatan Udara. Selain itu, panitia juga akan menyiapkan petugas liaison officer (LO) untuk membantu proses kedatangan delegasi.

Berdasarkan informasi yang diterima dari panitia, jumlah delegasi yang diperkirakan tiba di Manokwari mencapai sekitar 6.000 orang. Angka tersebut mengalami penyesuaian dari rencana awal sekitar 8.000 peserta. Kedatangan para delegasi dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai 14 hingga 20 Juni 2026.

Untuk menghindari kepadatan dan memastikan pelayanan berjalan efektif, Bandara Rendani menyiapkan jalur khusus bagi peserta Pesparawi yang terpisah dari penumpang umum. Sementara itu, pelayanan bagi tamu VIP tetap dilakukan melalui jalur yang telah disediakan sebelumnya.

"Kami menyiapkan jalur tersendiri bagi delegasi Pesparawi agar proses kedatangan lebih fokus dan tidak bercampur dengan penumpang umum. Seluruh aktivitas penjemputan akan dipusatkan di area depan kantor bandar udara dan akses keluar di samping kantor bandara, sehingga tidak mengganggu operasional maupun kenyamanan penumpang reguler," ujarnya.

Ia berharap seluruh rangkaian kedatangan hingga kepulangan delegasi dapat berjalan lancar serta mendukung suksesnya penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.

Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Bandara Rendani optimistis mampu menjadi pintu gerbang yang siap menyambut para peserta dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia dalam ajang paduan suara gerejawi terbesar tingkat nasional tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....