Wabup Joko Lingara Aktifkan Pelayanan Distrik Fafurwar setelah Vakum

  • 02 Jun 2026 17:36 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni – Setelah enam bulan terhenti akibat polemik yang berkembang di tengah masyarakat, pelayanan pemerintahan di Distrik Fafurwar, Kabupaten Teluk Bintuni, akhirnya kembali berjalan. Kepastian itu ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, yang secara langsung mengantar Kepala Distrik Fafurwar, Alberth Pulu Pekambani, untuk mulai menjalankan tugasnya, Senin, 1 Juni 2026.

Langkah tersebut menjadi titik awal normalisasi roda pemerintahan di distrik tersebut setelah sejak pelantikan Alberth pada 22 Desember 2025, ia belum dapat berkantor akibat persoalan yang memicu penolakan dari sebagian masyarakat.

Dalam kunjungannya, Joko Lingara menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh terus terhambat dan harus segera kembali berjalan demi kepentingan masyarakat. Kedatangan saya hari ini mengantarkan Kepala Distrik Fafurwar yang baru agar roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat segera dijalankan," ujar Joko dalam sambutannya.

Kehadiran Wakil Bupati bersama Kepala Distrik baru disambut antusias masyarakat setempat. Alberth Pulu Pekambani yang untuk pertama kalinya menjalankan tugas di Fafurwar juga mengikuti prosesi adat penyambutan sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan masyarakat. Dalam prosesi tersebut, Alberth menjalani ritual pengolesan tanah pada dahi, tangan, dan kaki.

Usai prosesi adat, rombongan melanjutkan kegiatan di Balai Pertemuan Kampung Fafurwar. Di hadapan masyarakat, Joko Lingara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan kepada kepala distrik yang baru dalam menjalankan program-program pemerintah daerah.

Menurutnya, kepala distrik merupakan perpanjangan tangan Bupati dan Wakil Bupati dalam melaksanakan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat di tingkat distrik.

Terkait persoalan pemalangan Kantor Distrik Fafurwar yang selama ini menjadi kendala, Joko memastikan pemerintah daerah akan mencari solusi bersama semua pihak setelah perayaan Hari Jadi Kabupaten Teluk Bintuni.

"Persoalan pemalangan kantor distrik dan persoalan adat nanti kita selesaikan setelah perayaan Hari Jadi Teluk Bintuni. Sekarang kita jalankan dulu instruksi Bupati agar seluruh distrik ikut merayakan hari jadi ini di wilayah masing-masing," katanya.

Sebelumnya, Kantor Distrik Fafurwar dipalang oleh sekelompok masyarakat. Selain isu pergantian kepala distrik dari pejabat lama, Godefridus Siante, kepada Alberth Pulu Pekambani, persoalan tanah yang menjadi lokasi berdirinya kantor distrik juga disebut menjadi salah satu pemicu munculnya polemik tersebut.

Dengan dimulainya kembali aktivitas pemerintahan di Distrik Fafurwar, pemerintah daerah berharap pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung normal sembari menyelesaikan berbagai persoalan yang masih tersisa melalui pendekatan dialog dan adat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....