Polda Papua Barat Layani Aksi Mahasiswa Humanis

  • 28 Apr 2026 14:09 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Polda Papua Barat melaksanakan pelayanan aksi unjuk rasa (unras) mahasiswa secara humanis dan kondusif di wilayah Manokwari, Senin, 27 April 2026.

Aksi tersebut diikuti oleh gabungan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Puncak, BEM Universitas Papua (UNIPA), serta GMKI Manokwari, dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait tuntutan keadilan bagi masyarakat Kabupaten Puncak.

Massa aksi bergerak menuju Kantor Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat sebagai titik penyampaian aspirasi. Dalam pengamanan kegiatan, aparat kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif dengan memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolda Papua Barat, Alfred Papare, turut turun langsung ke lapangan guna memantau jalannya aksi sekaligus memastikan pelayanan terhadap massa aksi berlangsung sesuai prosedur.

Sebagai bentuk pelayanan, aparat kepolisian menyiapkan sarana transportasi berupa truk untuk membantu mobilisasi peserta aksi. Fasilitas tersebut disediakan mengingat jarak tempuh dari titik kumpul menuju lokasi tujuan sekitar 13 kilometer, guna menghindari kelelahan peserta dan meminimalisir potensi gangguan keamanan.

Namun demikian, massa aksi secara kolektif menolak menggunakan fasilitas tersebut dengan alasan kondisi kendaraan dinilai kurang layak. Menyikapi hal itu, aparat kepolisian tetap mengedepankan pendekatan dialogis dengan berkoordinasi bersama koordinator lapangan untuk mencari solusi terbaik.

Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat, Gadug Kurniawan, menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum dengan tetap memperhatikan aspek keamanan.

“Polri pada prinsipnya menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun demikian, kami juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas. Upaya yang kami lakukan, termasuk penyediaan sarana transportasi, merupakan bentuk pelayanan agar kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis dalam setiap pengamanan aksi unjuk rasa.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, serta mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyampaikan aspirasi,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....