Distribusi LPG Tetap Jalan meski Stok di Papua Barat Terbatas

  • 24 Apr 2026 10:42 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Distribusi elpiji di wilayah Papua Barat masih berlangsung meski di tengah keterbatasan pasokan. PT Agung Irian Permai tetap menyalurkan LPG ke sejumlah daerah guna menjaga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Kepala Gudang PT Agung Irian Permai, Anwar, mengatakan penyaluran dilakukan ke berbagai titik, mulai dari wilayah dalam kota Manokwari, Manokwari Selatan, SP, hingga Teluk Bintuni. Distribusi tersebut menyasar toko-toko sebagai pihak pengecer.

Ia menjelaskan, perusahaan berperan sebagai distributor yang menyalurkan LPG dari pemasok utama kepada pelaku usaha di tingkat bawah. Penetapan harga hanya dilakukan di tingkat gudang sebelum barang disalurkan ke pasar.

Untuk harga dasar, LPG tabung 12 kilogram dipatok sekitar Rp. 475.000, sedangkan ukuran 5,5 kilogram berada di kisaran Rp. 235.000 ribu. Harga tersebut belum termasuk biaya tambahan yang muncul dalam proses distribusi.

Di tingkat pengecer, harga jual cenderung bervariasi dan relatif lebih tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh biaya operasional seperti transportasi dan proses bongkar muat yang ditanggung masing-masing penjual.

“Kami hanya menetapkan harga di gudang, sementara di tingkat toko menyesuaikan dengan biaya distribusi masing-masing,” jelas Anwar.

Sementara itu, ketersediaan LPG saat ini masih terbatas. Hal ini disebabkan pasokan baru yang belum tiba dan masih dalam proses pengiriman dari Ambon.

Untuk menjaga distribusi tetap berjalan, perusahaan menerapkan pembatasan penyaluran hingga stok tambahan tiba. Kebijakan ini diambil agar pasokan yang ada dapat menjangkau lebih banyak wilayah.

Anwar berharap kedatangan pasokan berikutnya pada Mei mendatang dapat memperlancar distribusi sekaligus membantu menekan fluktuasi harga LPG di wilayah Manokwari dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....