Pola Makan Sehat Jadi Kunci Cegah Stunting di Papua Barat

  • 21 Apr 2026 09:41 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Upaya pencegahan stunting di Manokwari terus diperkuat melalui edukasi kesehatan yang menyasar ibu hamil dan keluarga. Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menekan angka kekurangan gizi sejak dini.

Kepala UPT Rehabilitasi Sosial Kabupaten Manokwari pada Dinas Sosial Provinsi Papua Barat, dr. Feny Paisey, menekankan pentingnya penerapan pola makan sehat sebagai fondasi dalam melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas.

Dalam kegiatan penyuluhan, ia menjelaskan bahwa ibu hamil perlu memperhatikan asupan gizi seimbang, terutama dengan meningkatkan konsumsi sayur serta sumber protein hewani seperti ikan, telur, dan daging.

“Ibu hamil harus banyak makan sayur dan protein seperti ikan, telur, dan daging, supaya bisa melahirkan anak yang sehat dan pintar. Ibu juga harus menjaga kesehatannya agar tidak mengalami kekurangan darah,” jelas dr. Feny Paisey.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya konsumsi tablet tambah darah secara rutin guna mencegah anemia pada ibu hamil. Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak pada kesehatan ibu sekaligus pertumbuhan janin.

Lebih lanjut, dr. Feny menjelaskan bahwa stunting merupakan masalah gizi kronis yang terjadi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Oleh karena itu, perhatian terhadap asupan gizi harus dimulai sejak dini, termasuk bagi anak balita.

“Ibu hamil dan yang memiliki anak usia di bawah lima tahun harus memperhatikan makanan anak, terutama memberikan asupan bergizi seperti ikan, telur, sayur, dan makanan pokok lainnya,” katanya.

Ia juga menyoroti potensi sumber daya lokal di Papua Barat yang melimpah, khususnya hasil laut. Namun, menurutnya, pemanfaatan ikan sebagai sumber protein utama masih belum optimal di kalangan masyarakat.

Selain aspek gizi, dr. Feny mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat secara menyeluruh, termasuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Melalui edukasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat meningkat sehingga upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....