Ribuan Anak Putus Sekolah di Papua Barat Raih Ijazah lewat Program Pembinaan Polda

  • 17 Apr 2026 18:21 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Upaya Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat dalam menekan angka putus sekolah melalui jalur pendidikan nonformal mulai membuahkan hasil signifikan. Ribuan anak di wilayah tersebut kini telah berhasil meraih ijazah kesetaraan berkat program pembinaan berkelanjutan yang dikelola melalui yayasan sosial. Hal ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Kasih Rumbai Koteka, Ayub Msiren pada Kamis, 16 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa pada mulanya partisipasi aktif kepolisian di sektor pendidikan sempat menuai keraguan dari masyarakat. Namun, capaian yang ada saat ini menjadi jawaban nyata bahwa kolaborasi tersebut memberikan kontribusi besar bagi masa depan generasi muda di Tanah Papua.

"Jika Polda tidak ikut turun tangan, mungkin ribuan anak ini tidak memiliki kesempatan untuk menyelesaikan sekolah mereka. Hari ini, kita semua bisa melihat bukti nyata dari komitmen tersebut," jelas Ayub.

Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 1.031 peserta didik angkatan ketiga telah menuntaskan ujian pendidikan kesetaraan tahun ini. Jika diakumulasikan sejak angkatan pertama hingga ketiga, total lulusan untuk jenjang Paket A, B, dan C yang dibina oleh yayasan ini telah mencapai 2.731 orang.

Tidak hanya terpaku pada aspek akademik, yayasan ini juga memfasilitasi minat dan bakat anak-anak melalui bidang olahraga. Program sekolah sepak bola hingga pelatihan tinju yang diselenggarakan bahkan telah mengantarkan sejumlah pemuda binaan sukses meniti karier sebagai anggota Polri maupun TNI.

Keberhasilan program ini dinilai Ayub tidak lepas dari dedikasi personel kepolisian yang bertugas di lapangan. Para aparat secara aktif memantau kondisi sosial serta melaporkan kebutuhan riil masyarakat secara berkala, sehingga intervensi pendidikan yang diberikan tepat sasaran dan menyentuh akar rumput.

Saat ini, jangkauan Yayasan Kasih Rumbai Koteka telah meluas ke delapan wilayah, meliputi Manokwari, Teluk Bintuni, Fakfak, serta kawasan Sorong Raya dan Tambrauw. Ke depannya, program serupa direncanakan akan segera diekspansi ke Kabupaten Kaimana, Teluk Wondama, hingga wilayah Pegunungan Arfak.

Menatap masa depan, pihak yayasan berencana memperkuat pendampingan bagi para lulusan, salah satunya melalui bimbingan belajar khusus bagi calon peserta seleksi anggota Polri. Selain itu, pembukaan pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) bersertifikat juga dipersiapkan agar para alumni memiliki akses langsung ke dunia kerja, baik di perusahaan maupun sektor perhotelan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....