Pemerintah Kabupaten Manokwari Fokus Benahi Fasilitas Publik

  • 01 Mar 2026 20:16 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari- Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiono, S. Hut., M.Ling., menyampaikan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Manokwari saat menghadiri kegiatan Buka Bersama kolaborasi Majelis Ulama Indonesia (MUI), RRI, dan Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Manokwari, Minggu, 1 Maret 2026. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah fokus melakukan pembenahan di sejumlah titik strategis.

Menurut H. Mugiono, salah satu perhatian utama pemerintah adalah penataan Pasar Sanggeng yang hingga kini belum sepenuhnya rampung. Ia mengakui masih terdapat beberapa aspek yang perlu dibenahi agar pasar tersebut dapat berfungsi secara optimal dan memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli.

Selain Pasar Sanggeng, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada aspek keamanan di Pasar Sanggeng. Upaya pembenahan dan penguatan sistem keamanan terus dilakukan agar aktivitas perdagangan di kawasan tersebut dapat berjalan lebih tertib dan aman.

Di bidang fasilitas publik, H. Mugiono menyampaikan bahwa Lapangan Borarsi telah resmi dibuka dan dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk untuk pelaksanaan Shalat Idul Fitri mendatang. Pemerintah berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat menunjang berbagai kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pada tahun ini pemerintah telah memprogramkan pembangunan alun-alun di kawasan Sanggeng. Selain itu, pembangunan Gedung Mambuk ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026 dan direncanakan dapat diresmikan pada 2027, sehingga bisa digunakan untuk berbagai kegiatan berskala besar di Manokwari.

Pemerintah daerah juga berencana melakukan renovasi Pasar Wosi agar tampil lebih representatif. Tak hanya itu, terdapat pula rencana pembangunan stadion yang akan diberi nama “Gelora Prabowo”. Dalam proses pembangunan tersebut, pemerintah akan melakukan relokasi terhadap sejumlah warga yang berada di wilayah stadion, dengan tetap memperhatikan aspek kemanusiaan dan ketentuan yang berlaku.

“Kami mohon doanya, ditengah efisiensi karena tahun ini efisiensi dari pusat meningkat. Tahun lalu dipangkas 70an M dan tahun ini 200M. Semoga kita bisa memprogramkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Manokwari, mohon doanya,” katanya.

H. Mugiono, berharap seluruh rencana pembangunan yang telah diprogramkan dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa dukungan serta doa dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar pemerintah daerah tetap mampu bekerja maksimal di tengah keterbatasan anggaran, demi mewujudkan Manokwari yang lebih tertata, aman, dan maju.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....