Sektor Perumahan Picu Lonjakan Inflasi Daerah

  • 27 Feb 2026 13:50 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Statistisi Ahli Pertama Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat, Rahmadian Mutaqqin, SST, menyampaikan perkembangan terbaru inflasi di Papua Barat. Berdasarkan data Indeks Harga Konsumen atau IHK, secara tahunan pada Januari 2026 dibandingkan Januari 2025 terjadi inflasi sebesar 5,02 persen.

Rahmadian menjelaskan, sejumlah komoditas memberikan andil terhadap inflasi tahunan tersebut. Di antaranya tarif listrik yang mengalami kenaikan sekitar 2,39 persen, disusul ikan cakalang sebesar 0,45 persen, beras 0,41 persen, emas perhiasan 0,36 persen, serta ikan kakap merah sebesar 0,22 persen.

Sementara itu, beberapa komoditas justru menahan laju inflasi atau mengalami deflasi. Ikan ekor kuning tercatat turun 0,24 persen, ikan tuna 0,17 persen, ikan selar 0,16 persen, biaya sekolah dasar 0,13 persen, dan biaya sekolah menengah pertama turun 0,12 persen.

"Data-data tersebut merupakan angka inflasi secara tahunan artinya IHK (Indeks Harga Konsumen) itu pada Januari 2026 dibandingkan dengan Januari 2025," jelas Rahmadian.

Secara bulanan, Papua Barat pada Januari 2026 dibandingkan Desember 2025 mengalami inflasi sebesar 0,02 persen. Komoditas yang memicu kenaikan antara lain ikan tuna sebesar 0,13 persen, ikan cakalang 0,1 persen, ikan kakap merah 0,07 persen, ikan layang 0,07 persen, serta emas perhiasan sebesar 0,07 persen.

Adapun komoditas yang memberikan andil deflasi secara bulanan yakni angkutan udara turun 0,46 persen, cabai rawit 0,15 persen, tomat 0,1 persen, bahan bakar minyak 0,08 persen, serta daging ayam ras turun 0,06 persen.

Dari sebelas sektor pengeluaran yang diamati BPS secara tahunan, sektor perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga menjadi penyumbang inflasi tertinggi dengan angka mencapai 18,97 persen. Rahmadian menambahkan, data ini menjadi gambaran penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengendalian harga dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....