SMANKOR Papua Barat Terapkan Sistem Boarding School Mulai Tahun Ajaran 2026–2027
- 21 Feb 2026 12:48 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari — Kabar gembira bagi dunia pendidikan dan olahraga di Papua Barat. Mulai Tahun Ajaran 2026–2027, SMA Negeri Keberbakatan Olahraga Papua Barat (SMANKOR) resmi menerapkan sistem sekolah berpola asrama.
Penerapan sistem tersebut merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Provinsi Papua Barat, “Papua Barat Cerdas”, yang bertujuan mencetak atlet-atlet muda berprestasi dengan keseimbangan kemampuan akademik dan fisik.
Kepala SMANKOR Papua Barat, Louis Jarfi, mengatakan kesiapan sarana dan prasarana sekolah saat ini telah mencapai 90 persen. Berbagai fasilitas pendukung asrama telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat.
“Saat ini kesiapannya sudah mencapai 90 persen. Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat telah menyiapkan berbagai sarana pendukung seperti tempat tidur, meja, kursi, dan fasilitas asrama lainnya yang dibutuhkan siswa,” ujarnya di Manokwari, Jumat 20 Februari 2026.
Ia menjelaskan, penerimaan peserta didik baru dijadwalkan dimulai pada Juli 2026 dengan kuota awal sebanyak 80 siswa-siswi. Rekrutmen akan difokuskan pada talenta-talenta muda dari tujuh kabupaten di wilayah Papua Barat. Dengan sistem asrama, proses pembinaan atlet dapat dilakukan secara lebih intensif dan terintegrasi, sehingga perkembangan akademik dan kemampuan olahraga siswa dapat terpantau setiap hari.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui penguatan sekolah-sekolah prioritas.
“Selain dukungan asrama, pemerintah juga telah memberikan bantuan satu unit bus sekolah tahun ini untuk mobilitas siswa. Kami ingin pendidikan di Papua Barat terus meningkat melalui sekolah-sekolah unggulan ini,” kata Dominggus.
Ia menyebutkan, saat ini terdapat tiga sekolah unggulan yang menjadi prioritas pengembangan, yakni SMA Taruna Kasuari Nusantara, SMA Negeri Keberbakatan Olahraga Papua Barat, serta SMA Garuda yang direncanakan mulai dibangun pada 2026.
Pihak sekolah pun berharap dukungan lanjutan dari pemerintah provinsi, terutama pembangunan fasilitas olahraga terpusat di dalam lingkungan sekolah. Fasilitas yang terintegrasi dengan asrama dinilai akan memudahkan pelatih dan guru dalam memantau perkembangan fisik serta prestasi siswa secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....