DPW LDII Manokwari Lakukan Pemantauan Hilal jelang 1 Ramadhan
- 17 Feb 2026 19:43 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Manokwari secara rutin melaksanakan pengamatan hilal menjelang pergantian bulan Hijriah. Kegiatan ini dilakukan hampir setiap bulan sebagai bagian dari kontribusi organisasi keagamaan dalam menentukan awal bulan, termasuk penentuan awal Ramadhan.
Ketua DPW LDII Manokwari, Drs. Suroto, menjelaskan bahwa pihaknya selalu mendapat instruksi untuk melakukan pengamatan hilal, khususnya menjelang tanggal 1 bulan Hijriah. Pada pemantauan kali ini, salah satu lokasi yang digunakan adalah Pantai Saukori, yang dinilai memungkinkan untuk melihat posisi bulan.
“Jadi kita berusaha untuk mengamati Rukyatul Hilal setiap bulan di akhir bulan karena ini sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai organisasi keagamaan islam untuk bisa berkontribusi. Karena untuk mengamati ini bisa berbeda beda sebagai contoh saudara Muhammadiyah dengan hisab atau hitungan, kalau kita metodenya dengan Rukyatul Hilal atau dengan melihat bulan,” jelasnya, Selasa 17 Februari 2026.
Suroto menambahkan, lokasi pemantauan hilal setiap tahun dapat berubah. Pada tahun sebelumnya, pemantauan dilakukan di Pantai Undi di wilayah SP Tujuh, kemudian tim juga mencari titik lain seperti Warbefor yang dinilai berpotensi menjadi lokasi pengamatan.
Kendala yang sering dihadapi dalam kegiatan rukyatul hilal adalah faktor cuaca yang mudah berubah di Manokwari. Kondisi yang awalnya cerah di dalam kota dapat berubah menjadi hujan atau mendung saat perjalanan hingga tiba di lokasi, sehingga memengaruhi proses pengamatan.
Selama ini, Suroto mengakui timnya belum pernah berhasil melihat hilal secara langsung melalui alat yang digunakan, kemungkinan karena pengaruh cuaca. Ke depan, pihaknya berencana melakukan pembaruan peralatan dengan teknologi yang lebih canggih agar hasil pengamatan bisa lebih optimal.
Ia menambahkan bahwa tim LDII Manokwari hanya bertugas melakukan pengamatan, sementara hasilnya akan dilaporkan ke DPP (Dewan Perwakilan Pusat) LDII serta instansi berwenang seperti Kementerian Agama dan Pengadilan Tinggi Agama untuk diproses lebih lanjut di tingkat pusat. Suroto berharap ke depan dapat ditemukan lokasi yang lebih strategis untuk pemantauan hilal, mengingat kondisi geografis Manokwari yang membuat posisi matahari terbenam cenderung ke barat sehingga cukup sulit menentukan titik pengamatan yang ideal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....