Meriahnya Tradisi Takbiran di Berbagai Penjuru Dunia

  • 18 Mar 2026 10:17 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwai- Takbiran merupakan tradisi yang sangat identik dengan umat Muslim dalam menyambut hari kemenangan, yaitu Idul Fitri. Tradisi ini dilakukan dengan mengumandangkan kalimat takbir sebagai bentuk syukur atas selesainya ibadah puasa di bulan Ramadan. Menariknya, setiap negara memiliki cara unik dalam merayakan malam takbiran.

Di Indonesia, takbiran biasanya dilakukan secara meriah. Umat Muslim berkumpul di masjid atau berkeliling kampung sambil membawa obor dan bedug. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa sangat kuat, terutama di daerah-daerah yang masih menjaga tradisi ini secara turun-temurun.

Berbeda dengan Indonesia, di Malaysia takbiran lebih banyak dilakukan di masjid dan mushola dengan suasana yang lebih khidmat. Masyarakat berkumpul untuk melantunkan takbir bersama, diiringi doa dan harapan akan keberkahan.

Sementara itu, di Turki, tradisi takbiran dikenal dengan suasana yang lebih tenang namun tetap penuh makna. Takbir dikumandangkan di masjid-masjid besar, seperti Masjid Biru, yang dipenuhi jamaah sejak malam hari.

Di negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, takbiran juga dilakukan di masjid-masjid, terutama di kota suci Mekkah dan Madinah. Suasana religius terasa sangat kuat karena umat Muslim dari berbagai negara berkumpul dan merayakan momen ini bersama.

Di Afrika, seperti di Nigeria, takbiran dirayakan dengan kombinasi antara ibadah dan budaya lokal. Selain mengumandangkan takbir, masyarakat juga mengadakan perayaan sederhana bersama keluarga dan tetangga.

Meskipun cara perayaannya berbeda-beda, esensi dari takbiran tetap sama, yaitu mengagungkan nama Allah dan menyambut hari kemenangan dengan penuh rasa syukur. Tradisi ini tidak hanya mempererat hubungan dengan Tuhan, tetapi juga memperkuat silahtuirahmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....