Gerakan Pangan Murah Stabilkan Harga Manokwari
- 19 Feb 2026 22:04 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua Barat kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Manokwari selama bulan Ramadan. Kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua Barat dan Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat guna menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Tim Teknis Pelaksana GPM Bank Indonesia Papua Barat, Sri Januari Syahril, menjelaskan bahwa program ini difokuskan untuk mengendalikan harga komoditas penyumbang inflasi seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan telur lokal.
“GPM ini adalah bentuk kolaborasi untuk menjaga stabilitas harga pangan strategis di Manokwari. Beberapa komoditas seperti bawang merah, cabai, dan telur menjadi perhatian karena berkontribusi terhadap inflasi,” ujar Sri Januari.
| Baca juga: Pasar Murah Ramadan Diserbu Warga Manokwari |
Ia menambahkan, pasar murah tersebut melibatkan sejumlah distributor seperti Toko Beringin, Bulog, serta PT Eka Tirta Prima sebagai penyedia telur lokal. Selain itu, pelaku UMKM juga diberi ruang untuk berpartisipasi.
“Kami juga memberikan voucher potongan harga Rp10.000 untuk komoditas tertentu agar masyarakat bisa berbelanja lebih hemat,” tambahnya.
Selama Ramadan, GPM dijadwalkan berlangsung empat kali di lokasi berbeda, yakni Kantor Bank Indonesia lama di Manokwari Kota, halaman Masjid Riyadhul Bahri Fasharkan, halaman Kantor Lurah Sowi, serta halaman eks Kantor Bupati Manokwari. Kegiatan digelar setiap Kamis pukul 09.00–12.00 WIT.
Sri Januari mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program tersebut dengan bijak.
“Mari kita belanja di pasar murah. Dengan belanja bijak, kita ikut menekan inflasi di Kota Manokwari,” katanya.
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM, Astrid Ramadhani, mengaku bersyukur karena kembali dilibatkan dalam kegiatan pasar murah Ramadan.
“Alhamdulillah, di bulan suci ini kami masih dilibatkan oleh Bank Indonesia. Kami sudah dibina dan setiap ada kegiatan selalu diberikan kesempatan untuk berpartisipasi,” ujar Astrid.
Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut agar UMKM di Manokwari semakin berkembang, khususnya yang mengolah bahan pangan lokal.
“Harapan saya, kegiatan seperti ini terus berlanjut agar UMKM lokal semakin naik kelas dan makin banyak yang belajar mengolah pangan asli Tanah Papua,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....