Sinole Kuliner Olahan Tepung Sagu

  • 06 Des 2025 18:37 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Manokwari: Papua memiliki bayak sekali makanan khas yang sangat diminati di antaranya Papeda, ikan bakar, dan lain sebagainya. Salah satu kuliner Papua yang berbahan dasar tepung sagu ini sangat diminati oleh banyak orang, terutama Sinole.

Hidangan khas Papua sinole merupakan makanan berbahan dasar sagu yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Papua sebagai alternatif.

Selain menjadi alternatif makanan pokok, sinole juga banyak diolah menjadi kudapan kecil atau camilan. Menemani secangkir teh atau kopi, sinole pun diolah menjadi camilan berisi gula merah.

Dikutip dari Indonesia Kaya, olahan sinole versi ini terbilang modern. Tepung sagu yang telah dicampur dengan kelapa parut dan sedikit garam dipanggang di atas wajan anti lengket. Prosesnya serupa dengan membuat dadar gulung. Di bagian tengahnya, taburkan parutan gula merah.

Olahan sagu dan parutan kelapa ini memiliki cita rasa yang unik dan istimewa. Sinole dibuat dengan menjemur sagu basah hingga kering. Sagu yang sudah kering kemudian diayak menjadi tepung halus. Kelapa parut disangrai dalam wajan panas hingga berwarna kecoklatan sebelum dicampur dengan tepung sagu, gula, dan garam. Proses ini menghasilkan sinole yang berwarna kecoklatan.

Dibandingkan dengan papeda, pembuatan sinole memang bisa dibilang lebih rumit. Hal ini dikarenakan adanya proses sangrai pada kelapa parut yang harus dilakukan dalam waktu yang cukup lama di atas api secara terus-menerus.

Sajian ini menghadirkan rasa unik manis dan gurih dari kelapa, dengan tekstur lembut dari tepung sagu yang masih terasa. Sinole dapat dinikmati sebagai makanan pokok sehari-hari atau hidangan pendamping saat minum teh di pagi atau sore hari. Kehadiran sinole menambah variasi menarik dalam khazanah kuliner berbasis sagu khas Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....