Kenali Gejala Rabies dan Cara Mencegahnya

  • 28 Sep 2026 17:10 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari: Rabies merupakan penyakit akibat infeksi virus yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat ditularkan dari hewan terinfeksi kepada manusia, terutama melalui gigitan atau cakaran.

Penyakit ini perlu mendapat perhatian karena ketika gejala klinis rabies sudah muncul, penyakit tersebut hampir selalu berakibat fatal. Namun, kematian akibat rabies sebenarnya dapat dicegah apabila seseorang yang mengalami paparan segera mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Kenali gejala awal rabies

Gejala rabies tidak selalu muncul segera setelah seseorang terkena gigitan atau cakaran. Masa inkubasinya dapat berlangsung selama beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Pada tahap awal, gejala dapat menyerupai penyakit lainnya, seperti demam, sakit kepala, tubuh terasa lemah atau tidak nyaman. Sensasi tidak biasa seperti kesemutan, rasa terbakar, gatal atau nyeri di sekitar lokasi gigitan juga dapat terjadi.

Seiring perkembangan penyakit, gangguan pada sistem saraf dapat muncul. Pada rabies tipe tertentu, penderita dapat mengalami kegelisahan, perilaku yang tidak biasa, sulit menelan, takut terhadap air atau hidrofobia, serta kepekaan terhadap aliran udara. Bentuk lainnya dapat menyebabkan kelumpuhan yang berkembang secara bertahap.

Apa yang harus dilakukan setelah digigit?

Gigitan atau cakaran dari hewan yang berpotensi membawa rabies tidak boleh dianggap sepele. Pertolongan pertama dapat dilakukan dengan segera mencuci dan membilas luka menggunakan sabun serta air mengalir selama sekurang-kurangnya 15 menit.

Setelah membersihkan luka, korban perlu segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan. Tenaga kesehatan akan melakukan penilaian terhadap risiko paparan dan menentukan apakah diperlukan post-exposure prophylaxis (PEP) atau pencegahan pascapaparan.

PEP dapat mencakup perawatan luka, pemberian vaksin rabies dan, pada paparan tertentu, pemberian rabies immunoglobulin atau antibodi monoklonal sesuai penilaian tenaga kesehatan.

Masyarakat juga sebaiknya tidak mengoleskan bahan-bahan yang dapat mengiritasi luka, seperti cabai, cairan tanaman, asam atau basa.

Cara mencegah rabies

Pencegahan rabies dapat dilakukan melalui beberapa langkah sederhana, antara lain:

1. Vaksinasi hewan peliharaan

Vaksinasi anjing dan hewan yang berisiko merupakan salah satu langkah penting dalam mencegah penularan rabies kepada manusia. WHO menyebut vaksinasi anjing sebagai strategi yang efektif untuk mencegah rabies pada manusia.

2. Hindari kontak dengan hewan yang tidak dikenal

Masyarakat sebaiknya tidak mendekati atau menyentuh hewan yang menunjukkan perilaku tidak biasa, sakit atau agresif, terutama jika hewan tersebut tidak diketahui status vaksinasinya.

3. Ajarkan anak menghindari hewan secara sembarangan

Anak-anak perlu diberikan pemahaman untuk tidak mengganggu, menyentuh, atau mendekati hewan yang tidak dikenal tanpa pengawasan orang dewasa.

4. Segera tangani luka akibat gigitan atau cakaran

Jangan menunggu munculnya gejala. Setelah terjadi paparan, luka harus segera dicuci dengan sabun dan air selama sekitar 15 menit, kemudian korban perlu mendapatkan penilaian medis sesegera mungkin.

5. Laporkan atau informasikan kejadian kepada pihak terkait

Jika memungkinkan dan aman, informasi mengenai hewan yang menggigit, kondisi hewan, serta waktu dan lokasi kejadian dapat disampaikan kepada tenaga kesehatan atau petugas terkait untuk membantu penilaian risiko.

Rabies merupakan penyakit yang dapat dicegah. Kunci pencegahannya adalah mengurangi risiko kontak dengan hewan yang terinfeksi, memastikan hewan peliharaan mendapatkan vaksinasi dan tidak menunda penanganan setelah terjadi gigitan atau cakaran.

Masyarakat diimbau untuk tidak menunggu sampai gejala muncul. Jika mengalami gigitan atau cakaran dari hewan yang berpotensi terinfeksi rabies, segera cuci luka dengan sabun dan air mengalir selama sedikitnya 15 menit dan segera mencari pertolongan medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....