Kenali Cara Penyebaran Hantavirus dari Tikus

  • 17 Mei 2026 21:21 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari-Hantavirus menjadi perhatian masyarakat setelah ramai dibahas di berbagai media. Penyakit ini diketahui berasal dari hewan pengerat seperti tikus dan dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius apabila tidak segera ditangani.

Virus ini pertama kali ditemukan di Korea dan kini telah ditemukan di berbagai negara di Asia, Eropa, hingga Afrika. Meski kasusnya tidak sebanyak penyakit menular lain, hantavirus tetap perlu dikenali agar masyarakat lebih waspada.

Hantavirus paling sering menyebar melalui partikel udara yang terkontaminasi urine, air liur, atau kotoran tikus yang terinfeksi. Saat area yang tercemar dibersihkan tanpa perlindungan, partikel virus dapat beterbangan dan terhirup manusia.

Lingkungan yang lembap dan jarang dibersihkan menjadi tempat yang berisiko tinggi. Gudang, loteng, rumah kosong, hingga area pertanian sering menjadi lokasi berkembangnya tikus pembawa virus.

Selain melalui udara, penularan juga dapat terjadi melalui luka terbuka maupun kontak langsung dengan benda yang terkena cairan tikus. Walau jarang, gigitan tikus juga bisa menjadi jalur masuk virus ke dalam tubuh.

Berbeda dengan virus pernapasan lain, hantavirus tidak mudah menular antar manusia. Sebagian besar kasus penularan terjadi dari tikus ke manusia, bukan melalui percakapan atau aktivitas sosial biasa.

Para tenaga kesehatan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang menyesatkan. Kewaspadaan tetap penting, terutama dengan menjaga kebersihan rumah dan mengurangi keberadaan tikus di lingkungan sekitar.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Langkah sederhana seperti membersihkan rumah secara rutin, menyimpan makanan dengan baik, dan menutup akses masuk tikus dapat membantu mengurangi risiko paparan hantavirus pada keluarga.(Sumber: www.mitrakeluarga.com).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....