Bahaya Tidur Sambil Berjalan, Jangan Dianggap Sepele
- 22 Sep 2026 11:14 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID Manokwari- Pernahkah Anda melihat seseorang tiba-tiba bangun dari tempat tidur, berjalan ke luar kamar, atau melakukan aktivitas tertentu padahal sebenarnya masih tertidur? Kondisi ini dikenal sebagai sleepwalking atau berjalan saat tidur.
Berjalan saat tidur termasuk parasomnia, yaitu perilaku atau kejadian yang tidak biasa selama seseorang sedang tidur. Kondisi ini lebih sering terjadi pada anak-anak dan pada banyak kasus dapat berkurang seiring bertambahnya usia. Namun, bukan berarti tidur sambil berjalan selalu aman. (Mayo Clinic)
Bahaya utamanya adalah risiko mengalami cedera. Orang yang sedang berjalan dalam tidur bisa tersandung, terjatuh dari tangga, menabrak benda di sekitar kamar, keluar rumah tanpa sadar, bahkan dalam kasus tertentu melakukan aktivitas berbahaya seperti memasak atau mengemudi. (Cleveland Clinic)
Yang membuat kondisi ini berbahaya adalah orang tersebut sebenarnya belum sepenuhnya sadar. Matanya mungkin terbuka, tetapi kesadarannya terhadap lingkungan sekitar tidak seperti ketika sedang terjaga. Setelah bangun, ia juga sering kali tidak mengingat apa yang telah dilakukan. (Cleveland Clinic)
Lalu, apa yang dapat memicu seseorang berjalan saat tidur?
Kurang tidur, stres, jadwal tidur yang tidak teratur, konsumsi alkohol, serta beberapa gangguan tidur seperti sleep apnea dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya sleepwalking. Faktor keturunan juga berperan pada sebagian orang. (Cleveland Clinic)
Karena itu, jika ada anggota keluarga yang sering berjalan saat tidur, lingkungan kamar sebaiknya dibuat lebih aman. Pastikan pintu dan jendela terkunci, singkirkan benda tajam atau mudah pecah, jauhkan barang yang dapat membuat tersandung, dan bila memungkinkan gunakan kamar di lantai dasar. (Mayo Clinic)
Jika menemukan seseorang sedang berjalan dalam tidur, tidak perlu membangunkannya secara tiba-tiba. Sebaiknya arahkan dengan lembut kembali ke tempat tidur agar tidak terkejut atau menjadi bingung. (Cleveland Clinic)
Namun, apabila sleepwalking terjadi berulang kali, menyebabkan cedera, mengganggu kualitas tidur, menimbulkan perilaku berbahaya, atau baru muncul ketika seseorang sudah dewasa, sebaiknya diperiksakan kepada tenaga kesehatan. (Mayo Clinic)
Jadi, tidur sambil berjalan bukan sekadar kebiasaan aneh yang bisa dijadikan bahan candaan. Yang perlu diperhatikan bukan hanya perilakunya, tetapi juga keselamatan orang yang mengalaminya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....