Dinkes Teluk Bintuni Layani Ratusan Warga Pesisir dengan Kapal Bintuni Sehat

  • 20 Agt 2026 18:54 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni – Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah pesisir. Melalui program Kesehatan Bergerak menggunakan Kapal Bintuni Sehat, pelayanan medis diberikan kepada warga Kampung Yakati dan Kampung Kaitaro pada 13–16 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni, Johanes Risamasu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk menjangkau masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan di rumah sakit.

“Tujuan kegiatan ini adalah melayani masyarakat Teluk Bintuni yang berada di kampung-kampung. Banyak warga, khususnya Orang Asli Papua (OAP), yang sulit mengakses layanan kesehatan di rumah sakit kabupaten. Karena itu kami yang menjangkau mereka langsung untuk memberikan pelayanan,” ujarnya.

Program kesehatan bergerak tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Teluk Bintuni dan tenaga medis lainnya. Selain pemeriksaan kesehatan umum, masyarakat juga mendapatkan layanan dokter spesialis dan tindakan medis.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menjelaskan bahwa tim kesehatan berada selama dua hari di Kampung Yakati dan dua hari di Kampung Kaitaro.

“Pada kegiatan Hari Bakti IDI ke-118, kami menurunkan tujuh dokter spesialis, tujuh dokter umum, serta tenaga perawat. Pelayanan yang diberikan meliputi penyakit tuberkulosis (TB), jantung, saraf, anak, hingga tindakan bedah,” katanya.

Selama pelayanan berlangsung, tim medis juga melakukan operasi hernia, bedah minor sebanyak tiga kasus, serta satu tindakan bedah umum di Kampung Kaitaro.

Menurut Yohanis, antusiasme masyarakat sangat tinggi karena akses menuju pusat layanan kesehatan di Bintuni cukup sulit dan memerlukan biaya besar.

“Hampir semua masyarakat merasa senang dengan kehadiran layanan ini. Kami bahkan menjemput pasien karena memang mereka sangat membutuhkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dinas Kesehatan berencana memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bergerak ke seluruh wilayah pesisir. Rencana tersebut mendapat dukungan dari Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) yang akan membantu penambahan satu unit kapal pelayanan kesehatan.

“Kalau bantuan kapal terealisasi, setiap bulan kami akan menjangkau wilayah pesisir di 10 distrik agar pelayanan bisa lebih maksimal,” kata Yohanis.

Ia menilai penggunaan Kapal Bintuni Sehat sangat efektif dibandingkan transportasi laut lainnya karena memungkinkan pelaksanaan tindakan medis hingga operasi langsung di atas kapal.

“Bulan Juli lalu kami juga melakukan operasi tumor telinga di Distrik Arandai. Pelayanan seperti ini akan terus kami lakukan setiap bulan,” tambahnya.

Selain wilayah pesisir, Dinas Kesehatan juga telah memasukkan pelayanan kesehatan untuk daerah pegunungan dalam perencanaan program yang akan dijalankan secara bertahap.

Selama kegiatan berlangsung, sekitar 400 warga di Kampung Yakati dan lebih dari 200 warga di wilayah Arandai berhasil mendapatkan pelayanan kesehatan. Penyakit yang paling banyak ditemukan di wilayah tersebut antara lain tuberkulosis (TBC), stroke, dan gangguan saraf.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....