Mengapa Healing Penting Ini Manfaatnya Menurut Penelitian Ilmiah Terbaru

  • 27 Jul 2026 19:46 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID,Manokwari: Di era modern yang penuh tuntutan pekerjaan, pendidikan, dan kehidupan sosial, istilah healing semakin populer. Banyak orang menganggap healing sebagai kegiatan berlibur ke tempat wisata.

Padahal, secara ilmiah, healing memiliki makna yang lebih luas, yaitu proses memulihkan kondisi mental, emosional, maupun fisik melalui aktivitas yang membantu seseorang mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa healing, terutama yang melibatkan aktivitas di alam (nature-based activities), memberikan manfaat nyata bagi kesehatan mental. Namun, healing bukanlah pengganti pengobatan atau terapi bagi gangguan mental yang memerlukan penanganan profesional.

Apa Itu Healing?

Healing adalah proses pemulihan diri dari kelelahan fisik, tekanan emosional, maupun stres psikologis. Bentuk healing dapat berupa berjalan-jalan di taman, mendaki gunung, berlibur ke pantai, berkebun, meditasi, olahraga ringan, atau sekadar menikmati suasana alam dengan tenang.

Dilansir dari National Library Of Medicine Menurut para peneliti, aktivitas berbasis alam (nature-based interventions) merupakan salah satu metode healing yang paling banyak diteliti karena terbukti membantu meningkatkan kesehatan mental dan kualitas hidup, adapun manfaatnya sebagai berikut:

  1. Mengurangi Stres, Salah satu manfaat healing yang paling jelas adalah menurunkan tingkat stres, Saat berada di lingkungan alami seperti hutan, pantai, atau taman hijau, tubuh cenderung lebih rileks sehingga hormon stres dapat menurun. Sebuah systematic review yang menganalisis 50 penelitian menemukan bahwa aktivitas di alam secara konsisten membantu menurunkan stres dan memperbaiki suasana hati pada orang dewasa
  2. Membantu Mengurangi Gejala Kecemasan, Healing juga berkontribusi dalam mengurangi kecemasan (anxiety). Aktivitas seperti berjalan santai di ruang terbuka hijau, berkebun, maupun terapi berbasis alam menunjukkan efek positif terhadap penurunan tingkat kecemasan. Meta-analisis dari University of York menunjukkan bahwa intervensi berbasis alam memberikan penurunan gejala kecemasan yang signifikan dibandingkan kelompok yang tidak mengikuti aktivitas tersebut.
  3. Meningkatkan Mood dan Kebahagiaan, Healing dapat meningkatkan positive affect atau emosi positif. Menghabiskan waktu di alam membantu seseorang merasa lebih bahagia, lebih tenang, dan lebih bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari. Penelitian juga menunjukkan bahwa peserta yang rutin melakukan aktivitas alam mengalami peningkatan suasana hati yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.
  4. Mengurangi Risiko Burnout, Burnout merupakan kondisi kelelahan emosional, mental, dan fisik akibat tekanan berkepanjangan. Healing dapat menjadi salah satu cara efektif untuk memberikan waktu istirahat bagi otak sehingga kemampuan berkonsentrasi dan produktivitas dapat kembali meningkat, Walaupun bukan satu-satunya solusi, waktu istirahat yang berkualitas terbukti membantu proses pemulihan dari kelelahan psikologis.
  5. Meningkatkan Aktivitas Fisik, Banyak aktivitas healing melibatkan gerakan tubuh, seperti berjalan kaki, bersepeda, mendaki, atau berkebun. Aktivitas fisik tersebut memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan jantung, otot, dan kebugaran tubuh, Penelitian menunjukkan bahwa green exercise atau olahraga di alam dapat meningkatkan aktivitas fisik sekaligus memperbaiki kesehatan mental.
  6. Membantu Meningkatkan Konsentrasi, Berada di lingkungan yang tenang dapat membantu otak beristirahat dari berbagai rangsangan yang berlebihan. Setelah melakukan healing, banyak orang merasa lebih fokus saat kembali bekerja maupun belajar, Paparan lingkungan hijau juga dikaitkan dengan peningkatan fungsi kognitif dan kemampuan mengelola perhatian.
  7. Meningkatkan Kualitas Hidup, Healing tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Orang yang rutin melakukan aktivitas positif di alam cenderung memiliki kesejahteraan psikologis yang lebih baik dan hubungan sosial yang lebih sehat, Penelitian yang didanai WHO mengenai intervensi ruang hijau menyimpulkan bahwa aktivitas di lingkungan alami dapat menjadi pelengkap yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan mental masyarakat.

Berdasarkan hasil systematic review, healing yang memberikan manfaat paling konsisten meliputi:

  1. Berjalan santai di taman atau hutan (green exercise).
  2. Berkebun.
  3. Forest bathing (shinrin-yoku).
  4. Aktivitas di pantai atau danau.
  5. Piknik bersama keluarga.
  6. Meditasi atau mindfulness di alam terbuka.

Penelitian menunjukkan bahwa manfaat optimal umumnya diperoleh melalui aktivitas selama 20–90 menit per sesi, dilakukan secara rutin selama 8–12 minggu, Healing bukan berarti selalu harus bepergian jauh atau menghabiskan biaya besar, Istirahat yang cukup, berjalan di taman kota, pergi ke pantai, menikmati udara segar, atau menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat juga dapat menjadi bentuk healing yang bermanfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....